POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu Panai Hulu — Situasi peredaran narkotika di wilayah Panai Hulu kian mengkhawatirkan. Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber menyebutkan, peredaran pil ekstasi hingga liquid vape berlabel "Yakuza XL" diduga mulai masuk dan beredar di tengah masyarakat, diduga target sasaran kalangan anak remaja.
Hal ini mulai terkuak dan dibuktikan dengan keberhasilan Polsek Panai Tengah, Polres Labuhanbatu, berhasil mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis pil ekstasi dan liquid vape bermerek "Yakuza XL" di wilayah Kecamatan Panai Hulu, terjadi di depan loket Bus Chandra, Desa Tanjung Sarang Elang Kecamatan Panai Hulu. Kamis, (26/03/2026) sekitar pukul 10.30 wib.
Dalam pengungkapan tersebut, personil Polsek Tengah mengamankan seorang laki-laki berinisial RFN (25), warga Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu. Dari tangan pelaku, turut diamankan sejumlah barang bukti (BB) di antaranya 2 botol liquid vape diduga narkotika merk Yakuza XL dengan berat 17,4 gram bruto, 6 butir pil ekstasi seberat 2,6 gram bruto, serta barang lainnya seperti pakaian, sepeda motor Honda ADV 160, dan satu unit handphone
Baca Juga:
Munculnya jenis baru narkotika dalam bentuk liquid vape ini membuat warga resah, semakin cemas. Pasalnya, modus peredaran dinilai semakin terselubung dan sulit terdeteksi, terutama di kalangan remaja dan pengguna rokok elektrik.
"Sekarang bukan hanya sabu, tapi sudah merambah ke ekstasi dan liquid vape. Ini yang bikin kami khawatir, karena bentuknya seperti barang biasa," ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara. Sabtu, (4/4/2026).
Baca Juga:
Dugaan sementara, peredaran tersebut tidak lepas dari peran bandar narkoba (BD) yang mulai menggencarkan distribusi dengan berbagai cara. Bahkan, disebut-sebut jaringan ini mencoba menyasar generasi muda dengan kemasan yang terlihat modern dan tidak mencurigakan.
Tokoh masyarakat setempat meminta aparat penegak hukum segera turun tangan sebelum situasi semakin memburuk. Mereka menilai, jika tidak ditindak tegas, Panai Hulu bisa menjadi titik rawan peredaran narkotika dengan pola baru yang lebih berbahaya.
"Kami minta aparat jangan tunggu viral. Ini sudah sangat meresahkan. Harus ada tindakan nyata untuk memutus jaringan ini," tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak aparat terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan masuknya ekstasi dan liquid vape "Yakuza XL" tersebut.
Kapolsek Panai Tengah, AKP Amlan, melalui Kanit F Rajagukguk, dimintai keterangan terkait hal tersebut mengatakan, "Sudah kita limpah ke satnarkoba bg?," ujarnya.
Sementara Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Hardiyanto, SH, MH guna konfirmasi terkait hal tersebut, belum memberikan tanggapan.
Masyarakat berharap adanya langkah cepat dan serius dari aparat kepolisian untuk menyelidiki siapa dalangnya, sekaligus memberantas jaringan peredaran narkotika jenis pil ekstasi dan Liquit Vape bermerk "Yakuza" yang diduga mulai mengakar di wilayah Panai Hulu. (KY)
Tags
beritaTerkait
komentar