PSG Kembali Raja Piala Super Eropa
PSG VS Aston Villa Menang 21, Les Parisiens Juara Piala Super Eropa Lagi
Sport satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,SIANG itu, wartawan Posmetro Medan baru saja pulang dari luar kota. Kebetulan taksi yang ditumpangi juga mengaku merangkap sebagai taksi online.
"Ya beginilah bang, hidup di Kota besar harus pandai-pandai. Kalau ada sewa ke luar kota ya kita tampung matikan aplikasi. Kalau tidak yang biasa taksi online," kata sopir berbadan gempal itu.
Sambil tersenyum, pria berdarah Batak itu pun cerita pengalamannya soal membawa penumpang. Menurutnya, pengalaman yang paling enak itu membawa sewa cewek Open Booking Online (Open BO), wanita panggilan atau cewek panggilan, yang merupakan sebutan untuk pekerja seks.
Lho kenapa begitu? Menurutnya, di samping ongkosnya lebih, kalau sudah kenal dekat cewek Open BO juga jadi pelanggan tetap dan jadi penghasilan tetap setiap malamnya.
Hanya saja, kata sopir itu, kapan saja dipanggilnya harus siap antar jemput tak perduli jam berapa.
Sambil tersipu sipu malu, sang sopir pun bercerita pengalamannya wara wiri membawa penumpang cewek open BO yang kebanyakan masih Gen Z itu. Biasanya, katanya, mereka dijemput ke kostnya, lalu diantar ke hotel.
"Biasanya kita disuruh cari penumpang dulu, sebelum diteleponnya," kata pria yang mudah senyum itu.
Rata-rata mereka masih muda muda dan ada juga etnis Tionghoa. Tapi, katanya, biasanya kalau cewek Tionghoa ini tak banyak cakap kalau di dalam taksi meskipun bersama teman-temannya.
"Rata-rata cewek Tionghoa ini cuma ingin happy happy alias cari brondong bukan untuk mencari nafkah," katanya.
Berbeda dengan cewek lokal, biasanya mereka lebih banyak terbuka dan sering curhat dengan temannya sesamanya, apalagi soal tamu yang baru saja mendapat layanan seks sesaat dari cewek itu.
Bahkan, katanya, di dalam taksi kalau bersama temannya, cewek itu ada yang ngoceh soal ketangguhan pria penikmat seksnya.
"Aku selama melayani tamu sampai sekarang tak satupun pistonnya yang bertahan lama. Cepat kali anunya. Kadang kadang kita tak puas. Tapi ya sudahlah puas dan tak puas yang penting cuan dapat," begitu kata sopir taksi itu menirukan celoteh mereka kepadanya di dalam mobil.
Menurut sopir parlente itu, rata-rata cewek yang jadi sewa langganannya cuma diantar ke hotel, setelah eksekusi lalu pulang ke kostnya.
"Kadang dari hotel habis melayani tamu mereka pulang hanya mengenakan daster, dan pakai bra dan celdamnya juga di dalam taksi," kata sopir taksi itu.
Tapi, katanya, karena dia cuma cari makan tak ada niat untuk neko-neko dengan cewek yang dibawanya.
"Kita pura pura picing mata saja bang, namanya kita cari makan ya mikir bagaimana penumpang kita bawa ini selamat samapai tujuan," tutupnya.
Soal harga, cewek-cewek ini tak mematok harga tergantung pesanan, tapi biasanya paling murah Rp750 ribu sekali show.
(nius)
PSG VS Aston Villa Menang 21, Les Parisiens Juara Piala Super Eropa Lagi
Sport satu jam lalu
KKB Tantang Pemerintah Perang, Ultimatum Yang Selenggarakan Upacara HUT RI di Papua Bakal Dihabisi!
Peristiwa 3 jam lalu
Partai Golkar membuka peluang perubahan sistem Pilkada dengan hanya memilih kepala daerah, tanpa wakil kepala daerah dalam satu paket.
Politik 4 jam lalu
Seorang pria yang mengenakan pakaian wanita lengkap dengan hijab saat berada di salah satu warung kopi (warkop) di Kecamatan Jaya Baru.
Peristiwa 5 jam lalu
Desa Kuta Tinggi menerima kunjungan Tim Dewan Penyantun Pokja III TP PKK Pakpak Bharat.
Sumut 6 jam lalu
Pengedar Sabu di Pandan Diringkus Sat Resnarkoba Polres Tapteng
Kriminal 7 jam lalu
Sekda Kota Sibolga Hadiri Flag Off Fun Walk Pekan QRIS Nasional 2026.
Sumut 7 jam lalu
Polres Batu Bara, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat).
Peristiwa 8 jam lalu
Tongkat Komando Berganti, TNIPolri Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Siantar Martoba.
Sumut 9 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan menggelar Rapat Pelaksanaan Tim Penagihan Tunggakan Pajak Daerah Kota M
Medan 11 jam lalu