Ketua MES Sumut Musa Rajekshah Resmikan Rumah Olahan Kedelai Indonesia
Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai, Haji Noor Sri Syah Alam Putra, ST menghadiri peluncuran Rumah Olahan Kedelai Indonesia (ROKI).
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Semua mobil di Indonesia memiliki setir di sebelah kanan, dan pengemudinya berjalan di jalur kiri. Bagi masyarakat Indonesia, hal ini sudah menjadi pemandangan yang sangat wajar dalam kehidupan sehari-hari. Namun, bila melihat ke negara lain seperti Amerika Serikat, Jerman, atau China, posisi setir justru berada di sisi kiri dan kendaraan melaju di jalur kanan.
Perbedaan ini sering menimbulkan rasa penasaran, terutama bagi mereka yang baru pertama kali mengemudi di luar negeri. Lantas, dari mana asal-usul sistem setir kanan di Indonesia, dan mengapa hingga kini tetap dipertahankan?
Dilansir dari akun resmi Instagram @smartcity.diy, mobil di Indonesia dengan setir kanan telah diatur secara resmi dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang menetapkan kendaraan wajib berjalan di sisi kiri jalan.
Sementara, dikutip dari Kompas.com (26/10/2025), Belanda yang pertama datang ke Indonesia mengenalkan setir di sisi kanan kepada masyarakat, yang saat itu bernama Hindia Belanda. Ketika Perancis di bawah kekuasaan Napoleon berhasil menjajah Belanda, sistem lalu lintas di negeri kincir angin itu pun mengalami perubahan besar.
Napoleon menerapkan aturan baru dengan menempatkan posisi setir di sisi kiri dan kendaraan melaju di jalur kanan, sesuai kebiasaan di Perancis dan sebagian besar daratan Eropa.
Setelah masa penjajahan berakhir, Belanda tetap mempertahankan sistem tersebut. Namun, berbeda dengan Indonesia, yang justru terus menggunakan sistem setir kanan karena sempat berada di bawah pendudukan Jepang, negara yang juga menerapkan kemudi kanan dan jalur kiri.
Pengaruh inilah yang membuat Indonesia hingga kini tetap menganut pola mengemudi di jalur kanan seperti yang diterapkan di Jepang, Malaysia, dan Inggris. Selain alasan sejarah, posisi setir kanan juga dianggap lebih aman karena memberikan pandangan lebih luas terhadap kendaraan dari arah berlawanan dan memudahkan pengemudi saat mendahului.
(wan/kompas)
Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai, Haji Noor Sri Syah Alam Putra, ST menghadiri peluncuran Rumah Olahan Kedelai Indonesia (ROKI).
Sumut 3 jam lalu
Pastikan Kualitas Program MBG, Propam Polres Tapteng Lakukan Pengawasan Ketat di SPPG YKB Pandan dan Sarudik.
Sumut 3 jam lalu
Festival Bunga dan Buah 2026 Berakhir, Efektivitas Anggaran dan Dampak Ekonomi Jadi Sorotan.
Sumut 4 jam lalu
Ratusan pebalap sepeda dari berbagai daerah ambil bagian dalam ajang BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan.
Medan 4 jam lalu
Gubsu Resmikan Penerbangan Perdana Wings Air Kualanamu&ndashMandailing Natal, Pangkas Waktu Tempuh dan Perkuat Konektivitas.
Medan 4 jam lalu
Nenek 69 Tahun Tewas di Lantai di Tanjung Morawa.
Peristiwa 4 jam lalu
Aksi Gotong Royong Koramil 05/Serbelawan dan Warga Bersihkan Sampah Pascabanjir, Wujud Kepedulian Pulihkan Lingkungan.
Sumut 5 jam lalu
Mengenal Lebih Dekat Sosok AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H.,
Profil 5 jam lalu
Kepala SPPG Bandar Selamat &039Kangkangi&039 Perintah Presiden Prabowo, Asisten Lapangan Seolah tak Peduli dengan Keberlangsungan Dapur Ini
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Pandan Di balik renyahnya kerupuk yang diproduksi setiap hari, tersimpan kisah perjuangan seorang perempuan tangguh bernam
Bisnis 10 jam lalu