Senin, 16 Maret 2026

Denise Chariesta Cari Donor Sperma Rp100 Juta, Syaratnya Pria Mata Biru

Faliruddin Lubis - Senin, 16 Maret 2026 15:04 WIB
Denise Chariesta Cari Donor Sperma Rp100 Juta, Syaratnya Pria Mata Biru
IST
Denise Chariesta.

POSMETRO MEDAN,Jakarta - Denise Chariesta kini tengah fokus mempersiapkan diri menjalani program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) demi mewujudkan impiannya memiliki bayi kembar. Ia mengungkapkan kondisi rahim dan sel telurnya yang sehat menjadi modal utama untuk melanjutkan proses tersebut.

Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Denise menunjukkan hasil pemeriksaan kesehatan reproduksinya di sebuah klinik. Ia menegaskan bahwa rahimnya dinyatakan sehat dan sel telur yang dimiliki cukup bagus dan besar.

"Rahim gue dinyatakan sehat dan sel telurnya bagus dan gede," katanya dalam video tersebut.

Baca Juga:

Lebih lanjut, Denise juga mengungkapkan harapannya untuk memiliki bayi kembar dari program bayi tabung yang akan dijalani. Ia bahkan menyebut ingin memiliki anak dengan ciri fisik tertentu, seperti bermata biru, yang memicu perbincangan hangat di media sosial.

Sebelumnya, Denise sempat menghebohkan publik dengan pengakuannya mencari donor sperma dengan bayaran hingga Rp100 juta. Ia menetapkan kriteria donor yang cukup spesifik, seperti tinggi badan minimal 180 cm, bermata biru, berambut pirang, dan dalam kondisi kesehatan yang prima.

Baca Juga:

Rencana Denise menjalani program bayi tabung tanpa pasangan sah menuai berbagai reaksi dari warganet. Sebagian besar mengkritik langkah tersebut karena dianggap bertentangan dengan norma dan aturan di Indonesia.

Banyak komentar yang menyoroti aspek hukum dan agama terkait penggunaan donor sperma tanpa ikatan pernikahan. Mereka menegaskan bahwa prosedur bayi tabung di Indonesia biasanya diperuntukkan bagi pasangan suami istri yang sah.

Namun, di sisi lain, sejumlah netizen memberikan dukungan dan menghargai keputusan Denise sebagai hak pribadi seorang perempuan yang ingin memiliki anak.

Beberapa bahkan mendoakan agar proses yang dijalani Denise dapat berjalan lancar.

Perdebatan yang muncul juga berkaitan erat dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang mengatur bahwa program bayi tabung diperuntukkan bagi pasangan suami istri yang sah.

Selain itu, penggunaan sel telur dan sperma harus berasal dari pasangan tersebut, bukan donor pihak ketiga.

Ketentuan ini dibuat untuk menjamin aspek hukum, etika, serta perlindungan terhadap anak yang lahir melalui teknologi reproduksi berbantu.

Karena itulah, rencana Denise yang ingin menjalani program bayi tabung tanpa suami menjadi sorotan dan bahan perdebatan di masyarakat.

Meski dihadapkan pada berbagai kritik, Denise Chariesta tetap optimistis dan fokus mempersiapkan diri secara fisik dan mental. Ia berharap mendapat dukungan dan doa dari orang-orang di sekitarnya agar proses bayi tabung yang dijalani berjalan dengan baik.

Kontroversi yang muncul menunjukkan bahwa isu teknologi reproduksi seperti bayi tabung masih menjadi topik sensitif di Indonesia, namun juga membuka ruang diskusi tentang hak individu dalam menentukan pilihan hidup.

Sementara itu, publik menantikan perkembangan selanjutnya dari perjalanan Denise Chariesta dalam mewujudkan impiannya memiliki bayi kembar melalui program bayi tabung.(Fajar)

Tags
beritaTerkait
Berenang di Bekas Galian C, Pecari Ikan Tewas Tenggelam
Pria Diduga Miliki Sabu 20,36 Gram Diciduk, Kawannya Kabur Berenang Nyeberangi Sungai
Pria Asal Binjai Dilaporkan Hilang Sejak 28 Februari 2026, Keluarga Minta Bantuan Masyarakat
Wow! Penyanyi Thailand Kawin dengan 2 Polisi Sekaligus, 1 Sudah Pensiun 1 Lagi Aktif
Luka Kena Gigitan, Suami Laporkan Istri ke Polisi
Tega! Cowok Bunuh Cewek Gara-gara Tak Dipinjami Uang
komentar
beritaTerbaru