Sebagian halaman rumahnya terlihat asri dengan rerumputan Jepang. Sejauh ini, pemeriksaan masih berlangsung, petugas kepolisian bersenjata laras panjang berjaga ketat di kediaman Topan.
Sebelumnya, seorang polisi yang berjaga mengatakan ada 8 mobil yang masuk untuk melakukan penggeledahan di rumah Topan tersebut. "Dua mobil polisi, enam mobil KPK," jelasnya.
Baca Juga:
Dikatakannya, penggeledahan berlangsung mulai pukul 9.30 WIB. Hingga berita ini ditayangkan pukul 13.45 WIB, penggeledahan masih berlangsung.
Polisi yang mengaku bernama Ulooara itu, sejauh ini tidak bisa memastikan jumlah penyidik KPK yang menggeledah rumah Topan.
Baca Juga:
"Sepertinya lebih dari enam, tapi gak bisa kita pastikan," jelasnya.
Diketahui, KPK telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek jalan, usai operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (27/6/2025).
Adapun kelima tersangka adalah:
1. Topan Obaja Putra Ginting (TOP) selaku Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumut.
2. Rasuli Efendi Siregar (RES) selaku Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Sumut, merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
3. Heliyanto (HEL) selaku PPK Satker PJN Wilayah I Provinsi Sumut.
Tags
beritaTerkait
komentar