Minggu, 02 Agustus 2026

Ratusan Pebalap Sepeda Adu Cepat di Ajang BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan

Faliruddin Lubis - Minggu, 02 Agustus 2026 02:13 WIB
Ratusan Pebalap Sepeda Adu Cepat di Ajang BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan
IST
Kejuaraan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Medan, T. Chairuniza, yang hadir mewakili Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.

Sementara itu, Sultan Deli Seripaduka Tuanku Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah yang turut hadir mengapresiasi terselenggaranya kejuaraan tersebut. Ia berharap kegiatan positif seperti ini mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus menjauhkan diri dari berbagai bentuk kenakalan remaja.

"Saya mengucapkan selamat bertanding kepada adik-adik semua. Jaga sportivitas, ketertiban, dan keamanan karena kegiatan ini berlangsung di kawasan Masjid Raya. Saya berharap kegiatan positif seperti ini dapat menjauhkan generasi muda dari minuman keras, narkoba, maupun pergaulan negatif lainnya. Melalui olahraga, kita ingin melahirkan generasi muda yang sehat dan berprestasi," katanya.

Baca Juga:

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal, berharap BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan dapat menjadi agenda rutin sehingga pembinaan atlet BMX di Kota Medan berjalan secara berkesinambungan.

Menurutnya, Medan juga membutuhkan lintasan khusus BMX Cross agar para atlet memiliki fasilitas latihan dan kompetisi yang memadai.

Baca Juga:

"Kejuaraan ini kami harapkan bisa berkelanjutan. Ke depan kami berharap bersama Dispora Kota Medan dapat membangun atau menyediakan lintasan BMX Cross. Selama ini Medan belum memiliki fasilitas yang memadai untuk nomor tersebut. Setelah kejuaraan ini selesai, kami akan berdiskusi kembali dengan komunitas BMX dan berharap ada dukungan dari Dispora serta Pemerintah Kota Medan agar cabang olahraga BMX semakin berkembang," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Rico Amrizal mengatakan penyelenggaraan kejuaraan ini berangkat dari keprihatinan komunitas BMX terhadap minimnya kompetisi resmi di Kota Medan. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat banyak anak muda yang memiliki hobi bersepeda kehilangan wadah untuk menyalurkan bakatnya.

"Awalnya event ini kami buat untuk mengantisipasi anak-anak muda atau adik-adik kita yang hobi bersepeda. Karena jarangnya event BMX di Kota Medan, kami melihat banyak anak-anak yang akhirnya ikut balap liar di jalan umum, sama seperti balap liar motor," ujar Rico kepada Tribun Medan.

Rico menjelaskan komunitas BMX di Medan sebenarnya cukup aktif. Namun, sebagian besar aktivitas selama ini berfokus pada nomor BMX Cross yang kini sulit diselenggarakan karena tidak adanya lintasan yang layak.

Menurutnya, Kota Medan sebelumnya memiliki sirkuit BMX di kawasan Taman Cadika. Namun lintasan tersebut kini sudah tidak dapat digunakan sehingga kompetisi BMX Cross praktis vakum.

"Kalau event BMX Cross di Medan sekarang memang sangat sulit dibuat karena tidak adanya sirkuit. Dulu kita punya sirkuit di Taman Cadika, tetapi sekarang sudah tidak bisa dipakai. Akhirnya kami dari klub-klub BMX di Kota Medan sepakat membuat event BMX Drag Bike sebagai alternatif agar atlet tetap bisa berkompetisi," jelasnya.

Tags
beritaTerkait
Merubah Kota Tanjungbalai dari Penataan Pedagang, Infrastruktur Berkelanjutan, Pengentasan Kemiskinan, Penataan Birokrasi,  Penghargaan & Prestasi
Horas! Anak Medan menggema di Indonesian Fashion Week
Gasak Timor Leste, Timnas Indonesia Selangkah Lagi ke Semifinal!
KONI Dukung Turnamen SIWO PWI Piala Ketua PWI
Jelang Duel Indonesia vs Timor Leste, Palang Pintu Timnas Jordi Amat Tekankan Sportivitas
Sabtu Besok: PSMS Medan Vs Persija Jakarta, Bakal Kena Hajar Lagi!
komentar
beritaTerbaru