Selasa, 13 Oktober 2026

Mahasiswa UDA Gelar Unjuk Rasa, Rektor Ancam Drop Out

Faliruddin Lubis - Jumat, 28 Agustus 2026 17:22 WIB
Mahasiswa UDA Gelar Unjuk Rasa, Rektor Ancam Drop Out
Raden Arman
Sejumlah mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan kampus UDA.

Suasana sempat memanas ketika dua orang keluar mengendarai sepeda motor melintasi kawasan aksi demo mahasiswa sambil menyalakan klakson panjang.

"Ini jalan umum. Mana izin polisinya," papar pengendara motor itu.

Baca Juga:

Kedua orang itu pun langsung dicegat mahasiswa. Sembari mengatakan bahwa aksi demo itu sudah mengantongi izin polisinya.

"Ini sudah ada izinnya. Buktinya, ini ada polisi yang mengawal," ujar mahasiswa.

Baca Juga:

Akhirnya Rektor UDA Prof Suwardi Lubis menemui para pendemo setelah satu jam mahasiswa berteriak di bawah terik matahari.

Suasana makin memanas saat mereka meminta Rektor menerbitkan surat rekomendasi pindahan. Namun Sang Rektor malah menanggapi dengan nada tinggi.

"Kalian belum bayar uang kuliah, yang ikut demo akan di DO (drop out)," tegasnya.

Mendengar jawaban itu, spontan mahasiswa naik tensi. Mereka pun berteriak dan mulai melakukan aksi melawan.

Beruntung, Wakil Rektor III, Aripin Sihombing yang ada saat itu pun langsung berusaha menenangkan Suwardi Lubis dan meminta kepada salah seorang dosen untuk membawa masuk ke Gedung Biro Rektor.

Tak puas dengan jawaban pihak Rektor, mahasiswa pun lalu malakukan konvoi untuk mendatangi Kantor Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah 1 Sumatera Utara di Jalan Sempurna, Kelurahan Tanjungsari, Medan Sunggal. (den)

Tags
beritaTerkait
Mahasiswa Unimed  Dorong Proyek Kemanusiaan  Potensi TOGA di Desa Sukasari
Pengurus Forum Alumni UINSU Medan Periode 2024–2027 Dikukuhkan
Asri Ludin Tambunan Gandeng Kejari Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah
Sidang Roy Suryo Jadi Sorotan, Gajah Muda Nusantara DKI Hadir di PN Jakarta Timur
Bupati Vandiko Gultom Dorong Budaya Batak ke Dunia
2 Terduga Pembunuh Wakil Rektor IT&B Indonesia Kabanjahe Ditangkap di Medan
komentar
beritaTerbaru