Jumat, 23 Oktober 2026

Pj Sekda Medan Erfin Fachrurrazi Tegaskan Optimalisasi Retribusi Harus Berbanding Lurus dengan Kualitas Pelayanan Publik

Administrator - Jumat, 23 Oktober 2026 17:35 WIB
Pj Sekda Medan Erfin Fachrurrazi Tegaskan Optimalisasi Retribusi Harus Berbanding Lurus dengan Kualitas Pelayanan Publik
Pj Sekda Kota Medan Erfin memberikan Arahan

POSMETRO MEDAN–Medan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memperkuat strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor retribusi. Namun, peningkatan penerimaan daerah ditegaskan tidak boleh semata-mata berorientasi pada pencapaian angka, melainkan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Medan, Erfin Fachrurrazi, saat memimpin Rapat Tim Koordinasi Optimalisasi Penerimaan PAD Sektor Retribusi, yang berlangsung di Ruang Rapat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, Kamis (22/10/2026).

Baca Juga:

Dalam arahannya, Erfin menekankan bahwa retribusi daerah memiliki keterkaitan langsung dengan jasa maupun fasilitas yang disediakan pemerintah. Oleh karena itu, keberhasilan pengelolaannya tidak cukup hanya diukur dari kemampuan perangkat daerah dalam memenuhi atau melampaui target penerimaan.

"Bukan hanya kita cerita target melampaui batas kita anggap berhasil. Tapi ada makna yang lebih luas, apakah masyarakat mendapatkan pelayanan yang sesuai kehendak dan kebutuhannya? Saya ingin kita menyamakan persepsi, jangan sampai retribusi ini hanya dianggap sebagai tugas tambahan," tegas Erfin.

Baca Juga:

Menurutnya, optimalisasi retribusi harus dibangun melalui kesamaan persepsi dan komitmen seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga setiap penerimaan yang dihimpun memiliki korelasi nyata terhadap peningkatan mutu pelayanan publik.

Erfin juga mengungkapkan bahwa secara umum capaian penerimaan retribusi Kota Medan tahun ini menunjukkan perkembangan positif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kendati demikian, capaian tersebut tidak boleh membuat perangkat daerah berpuas diri.

Seluruh OPD diminta terus mengidentifikasi potensi penerimaan, mengevaluasi berbagai kendala, serta memperkuat langkah strategis guna mengoptimalkan realisasi retribusi hingga penghujung tahun anggaran 2026.

Sejalan dengan arahan tersebut, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan, Laksamana Putra Siregar, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja penerimaan sekaligus merumuskan langkah percepatan pada Triwulan IV.

"Untuk retribusi secara agregat ada beberapa yang sangat baik, bahkan melebihi target di Triwulan III. Namun, untuk OPD yang belum mencapai target, yang terpenting adalah menyajikan data, memaparkan permasalahan, serta menyusun proyeksi penanganan secara rasional untuk mengejar target di akhir tahun," jelas Laksamana.

Dalam rapat tersebut, delapan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) secara bergantian memaparkan capaian, potensi, serta berbagai kendala yang dihadapi dalam pengelolaan penerimaan retribusi.

Kedelapan SKPD tersebut meliputi Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Dinas Ketenagakerjaan, serta RSUD Bachtiar Djafar.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian, Plt Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Suluh Aulia Harahap, serta Kepala Bagian Hukum Setda Kota Medan Junaidi Sanjaya.

Melalui penguatan koordinasi lintas perangkat daerah tersebut, Pemko Medan berkomitmen menghadirkan tata kelola penerimaan retribusi yang semakin efektif, transparan, dan akuntabel.

Optimalisasi PAD diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas fiskal daerah dalam membiayai pembangunan, tetapi juga menjadi instrumen untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, peningkatan pendapatan daerah dan kualitas pelayanan publik dapat berjalan beriringan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan Kota Medan yang berkelanjutan, sejalan dengan semangat Medan Untuk Semua.(ATN)

Tags
beritaTerkait
Kadis SDABMBK Medan Tinjau Pembangunan Jalan Rela, Pastikan Kualitas dan Pelebaran Jalan Sesuai Spesifikasi
Pemko Medan Perkuat Optimalisasi PAD, Kadis SDABMBK Hadiri Evaluasi Penerimaan Retribusi Triwulan III
Camat Medan Baru Tinjau Pengerjaan Drainase Jalan Mandolin, Dorong Percepatan Penataan Infrastruktur Lingkungan
Camat Medan Selayang Bersama Kapolsek Sunggal Kunjungi Rumah Adat Karo Garista, Perkuat Sinergi Pelestarian Budaya Lokal
Pemko Medan Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa, Erfin: E-Audit Jadi Instrumen Pencegahan Fraud Sejak Dini
Peduli Kesehatan Warga di Tengah Kabut Asap, Kecamatan Medan Baru Bersama Unsur Lintas Sektor Bagikan Masker Gratis
komentar
beritaTerbaru