Minggu, 17 Mei 2026
Warisan yang Ditinggalkan Para Tuan Kebun Kolonial di Tanah Deli

Perkebunan yang Mengubah Sejarah

Administrator - Rabu, 10 September 2025 07:22 WIB
Perkebunan yang Mengubah Sejarah
IST
Sejarah Tanah Deli tidak bisa dilepaskan dari kehadiran para tuan kebun Eropa yang membawa tradisi perkebunan modern ke Sumatera Timur.

POSMETRO MEDAN,Medan – Sejarah Tanah Deli tidak bisa dilepaskan dari kehadiran para tuan kebun Eropa yang membawa tradisi perkebunan modern ke Sumatera Timur.

Dalam catatan M. Abdul Ghani (Jejak Planters Tanah Deli), para tuan kebun asing bukan sekadar membuka lahan, tetapi juga meninggalkan jejak peradaban yang membentuk wajah ekonomi, sosial, hingga tata ruang Kota Medan saat ini.

Pada akhir abad ke-19, perkebunan tembakau Deli menjelma sebagai salah satu yang termasyhur di dunia. Para planter Eropa membangun sistem perkebunan dengan disiplin ketat, yang kemudian menjadi model bagi perkebunan lain di Hindia Belanda.

Baca Juga:

Mereka membawa teknologi, metode budidaya, hingga tata kelola buruh yang keras, namun dianggap efisien pada masanya.

Warisan mereka tidak hanya tertinggal pada hamparan kebun tembakau, tetapi juga pada infrastruktur, jalur kereta api, bangunan perumahan bergaya kolonial, serta kantor administrasi yang kini menjadi bagian identitas Medan.

Baca Juga:

Dari sinilah lahir istilah planter's way of life, sebuah gaya hidup yang mencerminkan percampuran antara kultur Eropa dengan tanah tropis Nusantara.

M. Abdul Ghani mencatat, para planter di Tanah Deli juga membangun komunitas eksklusif lengkap dengan klub sosial, olahraga, hingga perkumpulan musik.

Namun, di balik romantisme itu tersimpan catatan kelam tentang kerja paksa, kontrak buruh, dan ketidakadilan sosial yang dialami ribuan pekerja dari Jawa, Tiongkok, hingga India.

Kini, sejarah para planter masih dapat disaksikan melalui bangunan kolonial, perkebunan tua, dan ingatan kolektif masyarakat. Deli, dengan segala warisan sejarahnya, tetap menjadi simbol kuatnya pengaruh tuan kebun dalam membentuk wajah Medan dan Sumatera Utara. (erni)

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Rekonstruksi Pembunuhan Bukit Tujuh, Tersangka Peragakan 12 Adegan, Terancam Penjara Seumur Hidup
Diduga Langgar Juknis dan Tak Sesuai Kontrak, Proyek Rabat Beton 200 Meter CV NAS di PTPN IV Ajamu Mangkrak
Lengang Tanpa Penjagaan, Rumah Papan Aset Karyawan PKWT Afd II PTPN IV Ajamu Ludes Dilalap Api
Geger! Pencari Rumput Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kebun Sawit
Rico Waas Dukung Spirit Run 5K, Tekankan Persiapan Matang dan Koordinasi OPD Terkait
Pemko Medan Siapkan Lapangan Kebun Bunga Sebagai Opsi Tambahan Latihan Piala AFF 2026
komentar
beritaTerbaru