Hari Gini Masih Main Sabu, Dilaporkan Nyangkut
Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Ciduk Pengedar Sabu Di Marelan Marena.
Kriminal 11 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan- Atmosfer penuh antusiasme menyelimuti Kota Medan jelang laga pembuka Pegadaian Championship (Liga 2) 2025/26.
PSMS Medan, salah satu tim legendaris sepak bola Indonesia, akan melakoni pertandingan perdana melawan Persekat Tegal di Stadion Utama Sumatera Utara, Jumat (12/9) pukul 19.00 WIB.
Pertandingan ini bukan sekadar ajang perebutan tiga poin, melainkan juga momentum bersejarah bagi Ayam Kinantan.
Baca Juga:
Setelah dua musim terakhir harus menjadi tim musafir dengan bermarkas di Stadion Baharuddin Siregar, Deli Serdang, kini PSMS akhirnya kembali ke "rumah" barunya yang megah, Stadion Utama Sumatera Utara. Tak heran jika laga pembuka ini dipandang sebagai simbol kebangkitan.
Pelatih PSMS, Kas Hartadi, memastikan anak asuhnya telah menjalani persiapan matang. Program latihan intensif dari aspek fisik, taktik, hingga mental telah dilalui demi memastikan performa terbaik saat menghadapi Persekat.
Baca Juga:
"Tim sudah siap untuk laga perdana. Kami menyiapkan fisik dan taktik dengan maksimal. Fokus kami adalah bagaimana PSMS bisa mengembangkan permainan sendiri," ujar pelatih asal Solo itu, dalam sesi konferensi pers pra-pertandingan.
Kas menambahkan, dirinya tidak terlalu memikirkan strategi lawan, mengingat kedua tim sama-sama akan menjalani debut kompetisi musim ini.
"Saya belum tahu bagaimana cara main Persekat Tegal. Namun yang jelas, kami akan bermain dengan identitas kami sendiri," tegasnya.
Sementara itu, sang kapten tim, Zikri Ferdiansyah, juga menegaskan semangat juang seluruh pemain. Menurutnya, tampil di hadapan publik sendiri menjadi motivasi tambahan untuk tampil habis-habisan.
"Kami sudah siap bertanding. Mohon doa dan dukungan masyarakat Medan serta suporter setia agar kami bisa meraih tiga poin di laga perdana ini," ucap Zikri.
Persekat Tegal juga memiliki ambisi meraih hasil maksimal. Pelatih Persekat Tegal, I Putu Gede Dwi Santoso, mengatakan persiapan timnya berjalan baik menjelang laga.
"Ya persiapan kami Persekat Tegal untuk laga besok cukup baik, kami siap menghadapi PSMS Medan," ujarnya kepada wartawan, Kamis (11/9/2025).
Meski begitu, Putu Gede tidak ingin meremehkan PSMS Medan yang pernah ia tangani beberapa musim lalu. Ia menilai, meski telah melakukan perubahan pemain, PSMS tetap memiliki karakter bermain khas.
"Menurut saya PSMS Medan, mau siapapun pemainnya ya tetap saja PSMS Medan, ada nama besar di situ," ucapnya.
Putu Gede pun optimis Persekat bisa membawa pulang hasil maksimal dari laga perdana.
"Kalau keyakinan tidak bisa kita hitung persen ya, tapi yang jelas besok bagaimana kita harus main maksimal, semoga hasilnya maksimal," ujarnya.
Sementara itu, pemain Persekat Muhammad Taufiq mengatakan seluruh skuad sudah siap tempur menghadapi laga perdana.
"Ya kami dari pemain sudah mempersiapkan pertandingan besok dengan baik, para pemain juga punya komitmen kerja keras dan berikan kemampuan terbaik kami di pertandingan," tuturnya.
Ia juga mengakui pertandingan melawan tim tuan rumah tidak akan mudah.
"Tentu tidak mudah memang melawan tim tuan rumah, tapi semoga kami bisa meraih hasil maksimal," katanya.
Bagi publik Medan dan Sumatera Utara, laga kontra Persekat menjadi harapan besar bahwa PSMS mampu bangkit dan kembali bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.
Dukungan penuh dari ribuan suporter di tribun diprediksi akan menjadi energi tambahan bagi Ayam Kinantan untuk mengamankan kemenangan perdana sekaligus mengirim pesan tegas bahwa mereka siap mewujudkan mimpi kembali ke kasta tertinggi. (VIR/MIS)
Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Ciduk Pengedar Sabu Di Marelan Marena.
Kriminal 11 menit lalu
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026 Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti.
Sport 32 menit lalu
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026 Ujian Berat De Oranje.
Sport 53 menit lalu
Lolos 16 Besar Piala Dunia, Kanada Siap Tampung Belandan atau Maroko.
Sport satu jam lalu
Prediksi Kontroversial Dukun Ghana Nana Kwaku Bonsam Tanjung Verde Disebut Bakal Hentikan Langkah Argentina.
Sport satu jam lalu
Pungli Ditertibkan, Pengunjung Pemandian Air Panas SidebukDebuk Meningkat
Sumut 2 jam lalu
Silverius Bangun dilaporkan meninggal dunia diusia 44 tahun pada Minggu 28 Juni 2026.
Profil 2 jam lalu
Ketua PD II KB FKPPI Sumut, H Buyung Sitorus Lantik Kepengurusan KB FKKPPI PC 0213 Nias.
Sumut 2 jam lalu
Ibu yang dihipnotis ini cuma bisa menangis lantaran tak menyangka gelang emasnya bernilai Rp100 juta hilang dibawa pelaku.
Peristiwa 2 jam lalu
Dikabarkan hilang diduga terseret arus sungai Bah Tongguran, Tanah Jawa, Simalungun, hingga kini pria berinisial MS itu masih dicari.
Peristiwa 2 jam lalu