Wakapolrestabes Medan Pimpin Patroli Skala Besar, Targetkan Pelaku 3C dan Geng Motor
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan -- Pasca adanya kejadian dugaan penganiayaan dan telah resmi dilaporkan ke Polrestabes Medan, seorang siswa kelas III telah menjadi korban kekerasan fisik diduga dilakukan oleh seorang oknum pengawas sekolah SMP 49 Muhammadiyah beserta istrinya yang juga seorang guru SD yang dilakukan masih di lingkungan sekolah, membuat sejumlah orang tua menjadi resah dan kwatir.
Informasi kejadian penganiayaan itu didapat langsung para orang tersebut dari anaknya yang masih satu kelas dengan korban itu. Hal itu disampaikan para orang tua itu pada awak media, Kamis ( 11/9/2025) siang.
Salah satu orang tua bernama Yeni Susanti, mengatakan bahwa, tindakan kekerasan terhadap anak didik dilingkungan sekolah jelas-jelas sangatlah melanggar hukum.
"Kita sebagai orang tua sangat cemas akan kejadian ini, iya namanya orang tua kita maunya anak kita mendapatkan ilmu dan didikan yang baik di sekolah. Nah, ini kok ada kabar ada pulak seorang siswa yang jadi korban penganiayaan di SMP 49 Muhammadiyah ini, kita juga sudah dapat informasi dari ibu wali kelasnya dan kepala sekolah, bahwa sudah beberapa hari pasca kejadian itu siswa itu pun tidak masuk sekolah, dan para terduga pelaku pun sudah resmi dilaporkan ke Polrestabes Medan," kata Yeni.
Hal senada juga disampaikan seorang ibu yang mengatakan namanya Natasya.
"Iya samalah Bang, namanya orang tua iya pasti khawatir ada apa-apa dengan anaknya, tadi juga kita sudah jumpa dengan ibu polisi dari Polrestabes datang ke sekolah SMP 49 Muhammadiyah itu, mungkin terkait laporan penganiayaan itu lah kurasa bang, kalau kami sangat setuju hukum ditegakkan dan kalau bisa segera diproses dan ditangkap serta dijatuhi hukuman yang setimpal sesuai undang-undang, apalagi korbannya seorang anak di bawah umur," ujarnya.
Terpisah saat ditemui awak media ini, Panit dalam Unit PPA Polrestabes Medan, Ipda Juli Samosir mengatakan kasus ini sedang diproses dan kepada para saksi, terlapor dan kepala sekolah akan segera resmi disurati untuk diambil keterangan guna kebutuhan proses hukum. "Sabar ya bang, kita akan proses," ucapnya.
Di lokasi yang berbeda saat awak media ini menyambangi kediaman orang tua siswa kelas III SMP 49 Muhammadiyah terduga korban penganiayaan tersebut sangat berharap dirinya mendapat keadilan hukum, dirinya percaya pihak kepolisian Polrestabes Medan pasti bertindak adil dan segera memproses kasus yang menimpa anaknya tersebut. "Kalau bisa para pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai perbuatannya, jangan merasa sok kebal hukum," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, pengawas SMP 49 Muhammadiyah Medan, Roydi Nevri dilaporkan ke Polrestabes Medan atas dugaan menganiaya seorang siswa kelas III. Selain Roydi juga dilaporkan istrinya, Yesi Marlina yang diduga turut terlibat menganiaya.
Informasi yang didapat, penganiayaan itu terjadi karena korban merekam pertengkaran Roydi Nevri dengan seorang guru.
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 5 jam lalu
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa 8 jam lalu
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa 9 jam lalu
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global 10 jam lalu
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 10 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Team Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota akhirnya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian sepe
Kriminal 12 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Warga Jalan Turi, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, khususnya dari dua lingkungan Lingkungan V dan Lingkunga
Medan 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sebanyak 562 calon jemaah haji Kabupaten Deli Serdang mengikuti Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M ya
Sumut 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN Benarbenar apes nasib Ramlan (51). Garagara sekejap lupa mencabut kunci kontak, warga Labuhan Batu ini harus merelakan Hon
Medan 16 jam lalu