Senin, 18 Mei 2026

Wujudkan Nataru Aman, Kapolri Minta Jajaran Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Salamuddin Tandang - Sabtu, 22 November 2025 06:34 WIB
Wujudkan Nataru Aman, Kapolri Minta Jajaran Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
Ist
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ingatkan jajarannya agar memperkuat kolaborasi, sinergitas dengan stakeholder untuk pengamanan Nataru.

POSMETRO MEDAN,Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta anggota Polri terus memperkuat kolaborasi dan sinergitas menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ini penting agar masyarakat bisa tetap aman dan nyaman, apalagi menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

"Yang pertama adalah kolaborasi, sinergitas dengan stakeholder yang ada, karena sebentar lagi kita akan masuk kepada musim gelar Nataru," ujar Jenderal Sigit usai pengecekan di Satbrimobda Polda DIY, Yogyakarta, Jumat (21/11/2025).

Jenderal Sigit juga memastikan personel siap menghadapi cuaca ekstrem. Selain dengan stakeholder terkait, dia juga mengigatkan personel berkolaborasi dengan masyarakat.

Baca Juga:

"Kita juga menghadapi musim hujan yang cukup deras dan tentunya ini perlu kerja sama, perlu kolaborasi kuat, sehingga pada saat nanti masyarakat melaksanakan mudik di Nataru, liburan saat Nataru, maka seluruh wilayah yang memiliki potensi bencana, tim SAR kita sudah siap," katanya.

Sebelumnya, Jenderal Sigit melakukan pengecekan kesiapsiagaan tanggap bencana di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jenderal Sigit mengatakan pengecekan ini merupakan bagian dari early warning untuk memastikan personel Polri siap tanggap darurat bencana.

Baca Juga:

"Kegiatan pengecekan sarpras sebagai bagian dari early warning untuk memastikan seluruh perlengkapan penanggulangan bencana Polri siap digunakan menghadapi potensi bencana," kata Jenderal Sigit.

Jenderal Sigit mengatakan kesiapan ini penting sebagai bentuk kehadiran Polri untuk melindungi masyarakat, terutama pada periode cuaca ekstrem. Tak lupa, dia juga mengapresiasi seluruh anggota Polri yang terdepan dalam setiap upaya penanggulangan bencana.

Untuk diketahui, BMKG memprediksi bahwa puncak musim hujan 2025 terjadi pada November-Desember, dengan cuaca ekstrem terutama di wilayah Indonesia bagian barat. Situasi ini berpotensi memicu banjir, longsor, dan angin kencang, sehingga kesiapsiagaan menjadi kunci.

Selain itu, beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi bahwa La Nina Lemah akan bertahan hingga awal tahun 2026.(lam)

Editor
: Salamuddin Tandang
Tags
beritaTerkait
Warnet di Medan Tuntungan Diduga Jadi Lokasi Judi Online, Lima Orang Ditangkap
Dugaan Korupsi Miliaran Proyek SPKLU di PLN UID Sumut Diselidiki Polda Sumut, Modus “Pecah Paket”
Barang Hilang Bukannya Lapor tapi buat Spanduk
Buka Kontes Burung Berkicau, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Pusat Kicau Mania Nasional
Mantan Kapolda Anton Bachrul Alam Pilih Hijrah, Berawal Dari Penyelidikan Kasus Teroris
Heboh! Konten Cewek “Prank Handuk Lepas”, Durasi 1 Menit Viral di X
komentar
beritaTerbaru