Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Istana Pastikan Presiden Prabowo Lantik Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Siang Ini.
Inter-Nasional 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan- Di tengah upaya Pemko Medan memulihkan kondisi pasca banjir besar yang melanda sejumlah wilayah, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau UPT Puskesmas Sei Agul di Jalan Karya II, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Selasa (2/12/2025).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan untuk warga tidak boleh terhenti meskipun dalam situasi apa pun.
"Ini (puskesmas) merupakan tempat penting dalam melayani masyarakat, terutama ketika mereka sakit di situasi seperti saat ini," kata Rico Waas ketika melihat kondisi ruang-ruang puskesmas yang masih menyisakan jejak kerusakan akibat banjir besar tersebut.
Baca Juga:
Hadir bersama Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas, sejumlah pimpinan perangkat daerah dan Plt Camat Medan Barat Maswan Harahap, orang nomor satu di Pemko Medan ini kembali menegaskan, puskesmas harus tetap beroperasi, meski berada dalam tekanan kondisi darurat.
Dalam peninjauan tersebut, perhatian Rico Waas bukan hanya soal layanan kesehatan, ia juga menyoroti kondisi sarana dan prasarana yang rusak, serta keberadaan pipa gas besar sangat berdekatan dengan bangunan puskesmas, yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pegawai maupun masyarakat, terutama ketika terjadi bencana seperti banjir.
Baca Juga:
"Keadaan puskesmas saat ini memang tidak layak akibat banjir. Apalagi ada pipa gas tepat di dekat bangunan. Ini membahayakan pegawai maupun masyarakat. Tadi juga ada laporan mengenai rencana pemindahan puskesmas ke lokasi yang lebih aman," jelasnya sambil menunjuk area yang sempat terendam.
Setelah meninjau ruangan demi ruangan, Rico Waas selanjutnya menyusuri permukiman sekitar. Sisa lumpur kering menempel di jalan, aroma pasca banjir masih terasa, namun Rico Waas memilih berjalan kaki agar bisa mendengar langsung keluhan warga, mulai dari rumah rusak, peralatan rumah tangga yang hanyut, hingga kesulitan anak-anak yang belum bisa kembali beraktivitas.
Di sisi lain, Kepala Puskesmas Sei Agul Ratna mengungkapkan, para tenaga kesehatan tetap bekerja meski peralatan medis banyak yang rusak akibat terendam banjir.
"Memang banyak peralatan kami yang rusak. Namun kami tetap memaksimalkan pelayanan agar masyarakat tetap bisa mendapat pertolongan," jelas Ratna.
Kunjungan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Pemko Medan tidak hanya fokus pada penanganan banjir, tetapi juga memastikan fasilitas dasar seperti puskesmas tetap hadir bagi warga, bahkan di tengah bencana sekali pun.(ATN)
Istana Pastikan Presiden Prabowo Lantik Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Siang Ini.
Inter-Nasional 9 menit lalu
Rico Waas Pimpin Upacara, Jajaran Pemko Medan Teguhkan Semangat Persatuan dan Pengabdian.
Berita 18 menit lalu
POSMETRO MEDANPelantikan pengurus Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Sumatera Utara, yang dilaksanakan dalam acara Ap
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Sumatera Utara (MPW PP Sumut) mengawali rangkaian Apel Kehormatan dan Malam Renung
Medan 2 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Setelah selesai pembahasan yang alot akhirnya Pemerintah Kota Binjai bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD
Sumut 2 jam lalu
25 Tahun Posmetro Medan, Dari &ldquoBayi Ajaib&rdquo hingga Bertahan di Era Digital.
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan Kelas IA Khusus, Mardison, SH, melantik dua Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial (
Medan 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Kabupaten Deli Serdang meraih Terbaik II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat nasional Tahun 2026 katego
Sumut 18 jam lalu
POSMETRO MEDANLebih sepekan, 3 jurnalis yang sudah samasama di ambang sore, bersama seorang anak muda tangguh, melakukan perjalanan kelilin
Editorial 19 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Asahan Gelombang aksi Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Reformasi (GEMPPAR) Asahan mengguncang sejumlah kantor pemerin
Peristiwa 19 jam lalu