Pelanggaran Turun 56,7 Persen, Edukasi dan Pengawasan Semakin Masif
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan-
Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Drs. Safwan Khayat, MM, angkat bicara terkait berbagai persoalan yang muncul dalam proses penanganan dan penyaluran bantuan pascabanjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Ia menyoroti masih adanya sejumlah kendala di lapangan yang membuat bantuan tidak tersalurkan dengan maksimal kepada warga terdampak.
Safwan menilai, beberapa daerah yang terdampak banjir justru mengalami hambatan tambahan akibat maraknya dugaan pungutan liar (pungli) dan aksi premanisme di jalur-jalur distribusi bantuan. Menurutnya, kondisi ini sangat merugikan masyarakat yang sedang berada dalam situasi darurat.
"Banyak laporan dari warga bahwa ada titik-titik tertentu yang meminta sejumlah uang untuk bisa melintas. Ini tidak boleh terjadi, apalagi di tengah bencana. Bantuan harus sampai ke masyarakat tanpa hambatan," tegas Safwan saat ditemui dikediamannya, Kamis ( 4/12/2025).
Ia juga mempertanyakan kurangnya pengawalan aparat di beberapa lokasi rawan yang sebelumnya sempat viral karena adanya aksi penghadangan dan percobaan penjarahan bantuan.
"Seharusnya ada pengawalan ketat di jalur distribusi, terutama di daerah-daerah yang sudah diketahui rawan. Jangan sampai kejadian penjarahan terulang. Masyarakat sedang susah, jangan ditambah dengan tindakan-tindakan yang merugikan," ujarnya.
Untuk itu, Safwan Khayat meminta Kapolda Sumatera Utara agar turun langsung memantau dan mengendalikan situasi di titik-titik rawan tersebut. Ia berharap aparat dapat bergerak cepat, melakukan pengamanan, serta memastikan bahwa seluruh bantuan pemerintah maupun masyarakat dapat sampai ke lokasi tujuan tanpa hambatan.
"Penanganan bencana ini bukan hanya soal logistik, tapi juga soal keamanan. Kita berharap Kapolda Sumut dapat memberikan atensi serius agar distribusi bantuan benar-benar aman dan lancar," tambahnya.
Safwan juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta bekerja sama menjaga situasi kondusif di tengah proses pemulihan pascabanjir.
Dengan meningkatnya perhatian tokoh masyarakat dan dorongan agar aparat menindak tegas oknum-oknum yang mempersulit warga, diharapkan penyaluran bantuan ke wilayah terdampak banjir di Sumatera Utara dapat berjalan lebih baik dalam beberapa hari ke depan.(Rez)
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDANTapanuli Selatan Personel Satuan Brimob Polda Sumut terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pemulihan pascabencana banj
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Komisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Taoanuli Selatan Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob Polda Sumut. P
Sumut 10 jam lalu
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Pelaku Diamankan di Medan
Kriminal 11 jam lalu
Rico Waas Terima Kunjungan Reses DPRD Sumut, Bahas Soal Infrastruktur Hingga Banjir.
Medan 11 jam lalu
Pemerintah Kota Medan melalui Inspektorat menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang saat ini tengah berjalan terkait Lurah Terjun.
Medan 11 jam lalu
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Tapanuli Tengah, BPBD Siagakan GOR Pandan untuk Evakuasi
Peristiwa 11 jam lalu
Zakiyuddin Harahap Harap HIPMI Sumut Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah.
Medan 13 jam lalu
Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung.
Kriminal 14 jam lalu