Jumat, 13 Februari 2026

Banjir Parah dalam Sejarah Medan, SDABMBK Ungkap Titik Paling Kritis

Administrator - Jumat, 05 Desember 2025 16:06 WIB
Banjir Parah dalam Sejarah Medan, SDABMBK Ungkap Titik Paling Kritis
Istimewa
Dampak banjir di Kota Medan, belum lama ini.

Wali Kota Medan, Rico Waas, menyampaikan berdasarkan informasi yang didapat dari PT PLN, pemadaman listrik yang terjadi selama banjir dikarenakan terdapat 5 Gardu induk yang terendam banjir.

"PLN melaporkan bahwa lima gardu induk tergenang banjir, menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah Kota Medan terutama di Medan Utara. Namun seiring surutnya air, proses pemulihan sedang berlangsung dan listrik akan menyala secara bertahap," jelasnya.

Tragedi banjir kali ini tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga jejak emosional bagi warga yang terisolasi, kehilangan harta benda, hingga berhari-hari tanpa listrik dan komunikasi. Pemko Medan dan BWS menjanjikan langkah darurat serta perbaikan permanen, namun warga berharap satu hal: jangan ada lagi banjir separah ini terulang di masa depan.

85,5 Ribu Jiwa Terdampak Banjir Medan

Data dihimpun dari Pemerintah Kota Medan, hingga Sabtu (29/11/2025) mencatat 85.591 jiwa terdampak banjir. Mereka terpaksa mengungsi ke 305 lokasi shelter dari total 514 titik banjir yang tersebar di penjuru kota.

Rumah ibadah, kantor kecamatan hingga kelurahan, sekolah, puskesmas menjadi tempat penampungan darurat bagi puluhan ribu warga.

"Mulai tanggal 26 malam hingga 27 dan 28, 29 kita mengalami kondisi cuaca ekstrem yang memicu banjir menyeluruh di Kota Medan dan berdampak cukup banyak kepada masyarakat," ujar Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengeluarkan instruksi tegas soal sampah pasca banjir. Camat hingga Kepala Lingkungan dievaluasi karena lambat bekerja

"Tak boleh ada tumpukan sampah di jalan-jalan protokol maupun di tengah kota. Titik," tegasnya.

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru