Pendekatan ini mendukung analisis prediktif dan preskriptif bagi kebijakan di sektor energi, pertanian, perkebunan, e-commerce, hingga perbankan. Implementasinya dilakukan melalui pemanfaatan machine learning dan kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis pola dan perilaku masyarakat, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berkelanjutan.
"Hasil riset pun disajikan dalam bentuk infografik agar mudah dipahami publik. Dengan demikian, riset tidak hanya menjadi konsumsi akademik, tetapi benar-benar memberi dampak nyata," kata mantan Wakil Rektor IV UMA ini.
Melalui strategi tersebut, UMA menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang relevan, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi model PTS yang adaptif dan progresif di Sumatera. (rel)
Tags
beritaTerkait
komentar