POSMETRO MEDAN-Semangat baru menyelimuti jajaran Personel Polsek Kutalimbaru. Di bawah komando Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H, pucuk pimpinan Polrestabes Medan tersebut melakukan kunjungan kerja (kunker) perdana ke wilayah hukum Kutalimbaru, Sabtu (28/2/2026).
Kunjungan ini terasa spesial karena menjadi agenda prioritas Kombes Calvijn setelah genap 100 hari memimpin kepolisian di Kota Besar Medan. Tidak sendirian, Kapolrestabes didampingi Wakapolrestabes Medan AKBP Rudi Silaen, S.H., S.I.K., M.I.Kom., jajaran Pejabat Utama (PJU), serta Ketua Bhayangkari Cabang Tabes Medan, Ny. Nelly Calvijn dan Wakil Ketua, Ny. Greis Silaen.
Setibanya di Mapolsek, rombongan disambut hangat oleh Kapolsek Kutalimbaru AKP Idem Sitepu, S.H, Camat Kutalimbaru Antonius Tarigan, S.Sos., M.A.P, dan Danramil 02/Kutalimbaru Kapten Inf. Efrizal.
Baca Juga:
Dalam arahannya saat memimpin apel, Kombes Calvijn menegaskan bahwa kehadirannya bertujuan untuk melihat langsung kondisi personel di lapangan sekaligus menyuntikkan motivasi.
Baca Juga:
"Polsek Kutalimbaru ini adalah kunjungan kerja pertama saya, dan saya bangga. Saya ingin menatap langsung wajah rekan-rekan untuk memberi semangat baru," ujar Kombes Calvijn di hadapan personel.
Ia menyadari bahwa Kutalimbaru memiliki tantangan geografis yang luas dengan jumlah personel yang terbatas. Namun, ia menekankan bahwa keterbatasan tersebut bukan hambatan jika "Tiga Pilar" (Pemerintah, TNI, dan Polri) solid.
"Paling penting adalah kesatuan hati, soliditas, dan solidaritas yang kuat. Jika Pemerintah, TNI, dan Polri bersatu, hambatan apa pun di luar sana pasti bisa kita lalui demi melayani masyarakat," tegasnya.

Tak hanya memberikan arahan internal, Kapolrestabes Medan juga menggelar forum "Curhat Warga" bertajuk "Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama". Kegiatan ini dihadiri tokoh agama, Kelompok Tani, hingga para guru dan siswa SMAN 1 Kutalimbaru.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, Kombes Calvijn memberikan penekanan khusus pada ancaman narkoba dan judi yang kerap mengintai generasi muda.
"Indonesia tengah menghadapi Bonus Demografi. Kita punya peluang besar menjadi bangsa maju 5-10 tahun ke depan. Tapi ingat, potensi ini bisa sirna jika pemuda kita terjebak lingkaran setan narkoba dan judi," imbuhnya.
Ia mengajak seluruh warga, terutama orang tua, untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai benteng utama. "Saya imbau para orang tua untuk lebih peka. Perhatikan keberadaan anak-anak kita. Ketahanan keluarga adalah solusi utama," pungkas perwira dengan tiga melati di pundak tersebut.
Acara diakhiri dengan sesi dialog bersama masyarakat dan foto bersama sebagai simbol kebersamaan antara Polri dan warga Kutalimbaru. (Dam)
Tags
beritaTerkait
komentar