Senin, 16 Maret 2026
Dokter Klinik Lina Bangkrut Dipolisikan Pasien

Pengacara: Pemerasan Berkedok Damai

Administrator - Minggu, 15 Maret 2026 11:32 WIB
Pengacara: Pemerasan Berkedok Damai
IST
Grafis.

POSMETRO MEDAN,Medan- Pengacara muda Tri Purno Widodo SH, Sabtu (14/03/2026), akhirnya mengomentari perdamaian antara bos Klinik Lina di Jalan Demak dengan pasien Labiaplastinya sendiri.

Akibat dilaporkan, dr Surya Hartanto diduga bangkrut. Mobil Avanza dan uang ratusan juta terpaksa diserahkan kepada pasiennya, LL

Dodo mengindentifikasi bahwa perdamaian antara dr Surya Hartanto versus pasiennya, hanya kedok. "Ini pemerasan atau perdamaian?"tanyanya.

Baca Juga:

" Masa damai tapi sampai bikin dokternya bangkrut. Mobil Avanza ditambah uang ratusan juta diserahkan ke pasien (pelapor, red). Ini pemerasan berkedok damai namanya,"ujar Dodo

Dia menyebut perbedaan antara berdamai (melalui restorative justice) dan pemerasan sering kali tipis. Terutama dalam penyelesaian kasus hukum. Batasan utamanya terletak pada kesukarelaan, kejujuran, dan keabsahan proses yang dilakukan.

Baca Juga:

Menurut Dodo, poin-poin penting yang membedakan keduanya adalah, perdamaian (Restorative Justice) merupakan mekanisme resmi yang diakui hukum (KUHAP) untuk menyelesaikan perkara pidana tertentu di luar pengadilan.

Kemudian sukarela. Dilakukan atas kemauan kedua belah pihak tanpa paksaan atau intimidasi. Tujuannya; memulihkan keadaan, meminta maaf, dan memperbaiki kerugian korban.

"Juga transparan. Prosesnya diawasi, didokumentasikan dan disahkan oleh aparat penegak hukum (Polisi/Jaksa/Hakim)," katanya.

Sementara pemerasan, dia bilang, merupakan tindakan melawan hukum di mana seseorang memaksa orang lain memberikan uang atau barang dengan ancaman.

Kata Dodo, ada unsur paksaan atau intimidasi; seperti ancaman (fisik, pengungkapan rahasia/aib, atau laporan polisi) untuk menakut-nakuti. Motifnya jelas, keuntungan pribadi, bukan pemulihan kerugian secara wajar.

Halaman:
Tags
beritaTerkait
Camat Medan Baru Tegaskan Disiplin dan Kepatuhan SOP, Tidak Tolerir Pelanggaran Hukum
Wali Kota Medan Hadiri Silaturahmi Menko Polkam RI Bersama Forkopimda dan Tokoh Masyarakat di Kodam I/Bukit Barisan
Dihadiri 1.500 Jamaah,Rico Waas Apresiasi Buka Puasa Bersama di Masjid Al-Musabbihin
Wakil Walikota Medan Gelar Buka Puasa Bersama Ketua dan Pengurus Karang Taruna Kab/Kota Se-Sumut
Camat Medan Baru tak Mentolerir Oknum Pelanggar Hukum
Pelaku Utama Ngaku Kenal Melalui MiChat, Diduga Bertengkar di Kamar Hotel
komentar
beritaTerbaru