Remaja 15 Tahun Ditangkap! Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan Ganja dari Panyabungan ke Jakarta
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja dari Penyabungan ke Jakarta.
Peristiwa 11 menit lalu
PosmetroMedan – Kecelakaan kerja kembali merenggut nyawa di Kota Medan. Seorang pekerja proyek pembangunan Islamic Center dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari ketinggian saat menjalankan aktivitas pekerjaannya.
Korban diketahui bernama Wahyu Suprioo (47), seorang pekerja laki-laki yang sehari-hari terlibat dalam pengerjaan proyek tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi saat korban tengah bekerja di area ketinggian. Diduga korban kehilangan keseimbangan sebelum akhirnya terjatuh.

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka serius dan tidak dapat diselamatkan. Kejadian ini sontak mengejutkan rekan-rekan kerja di lokasi proyek, sekaligus meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
Peristiwa ini kembali menyoroti lemahnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sejumlah proyek pembangunan di Kota Medan. Pekerjaan konstruksi yang memiliki risiko tinggi seharusnya disertai dengan pengawasan ketat, penggunaan alat pelindung diri (APD) yang memadai, serta prosedur kerja yang sesuai standar.
Yang lebih memprihatinkan, korban diduga tidak terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan maupun jaminan kesehatan. Jika dugaan ini benar, maka hal tersebut menjadi pelanggaran serius terhadap kewajiban perusahaan dalam memberikan perlindungan kepada tenaga kerja.
Sebagaimana diketahui, setiap pekerja berhak mendapatkan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, terutama bagi mereka yang bekerja di sektor berisiko tinggi seperti konstruksi. Ketiadaan jaminan tersebut berpotensi memperparah dampak yang harus ditanggung oleh korban maupun keluarga, baik secara ekonomi maupun sosial.
Insiden ini dinilai menjadi preseden buruk bagi dunia ketenagakerjaan di Medan. Pemerintah daerah serta instansi terkait diharapkan segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh, termasuk memeriksa kepatuhan pihak pelaksana proyek terhadap regulasi ketenagakerjaan dan standar keselamatan kerja.
Selain itu, pihak perusahaan atau kontraktor pelaksana juga diharapkan bertanggung jawab penuh atas kejadian ini, termasuk memberikan santunan dan hak-hak korban kepada keluarga yang ditinggalkan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola proyek maupun instansi berwenang terkait kronologi pasti kejadian, penyebab kecelakaan, serta status kepesertaan korban dalam program jaminan sosial.
Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa keselamatan kerja bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban mutlak yang harus dipenuhi demi melindungi nyawa para pekerja.(Rez)
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja dari Penyabungan ke Jakarta.
Peristiwa 11 menit lalu
Wali Kota Tanjungbalai Launching Penerapan ASN BerAKHLAK, ASN Pemko Tanjungbalai Harus Memiliki Semangat "Bangga Melayani Bangsa".
Sumut satu jam lalu
Pasha Ungu Desak Polri Bertindak Promo Miras Pakai Ayat AlQuran.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Sat Binmas Polres Pematangsiantar Aksi Sosial ke Panti Sosial dan Warga Kurang Mampu.
Sumut 2 jam lalu
Danramil dan Forkopimcam Siantar Marihat Tanam Pohon di Pinggir Sungai, Dorong Kepedulian Lingkungan.
Global 3 jam lalu
Pulang Berjualan Tak Kunjung Tiba, Penjual Tahu 73 Tahun Ditemukan Meninggal Bersandar di Motor
Peristiwa 3 jam lalu
Bupati Humbang Hasundutan Beri Semangat, Paskibraka Kabupaten Diminta Jaga Kesehatan
Sumut 4 jam lalu
Peduli Kesehatan, DWP Samosir Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Pap Smear
Sumut 4 jam lalu
Polsek Siantar Selatan turun mendampingi Petani Binaan Jual Jagung ke Bulog Cabang Pematangsiantar.
Bisnis 5 jam lalu
2 Korban Penyerangan Bersenjata di tanjung morawa Dirawat, polisi buru pelaku.
Peristiwa 5 jam lalu