Polsek Siantar Timur Selesaikan Keributan di Jalan Kesatria dengan Problem Solving
Polsek Siantar Timur menyelesaikan keributan di Jalan Kesatria dengan problem solving.
Sumut 23 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan- Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa saat Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara Halal Bihalal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan di Aula Asrama Haji Medan, Sabtu (4/4/26).
Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas menekankan pentingnya meninggalkan sekat-sekat politik pasca kontestasi, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, legislatif, dan partai politik demi kemajuan Kota Medan.
Acara yang dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPD RI sekaligus penceramah KH Muhammad Nuh, Ketua DPW PKS Sumut Andi Pramata, Wakil Ketua DPRD Sumut Salman Alfarisi, dan Ketua DPD PKS Kota Medan, Anton Simarmata dan Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Rajudin Sagala,menjadi momentum silaturahmi yang dinilai strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas elemen.
Baca Juga:
Dalam sambutannya, Rico Waas mengajak seluruh pihak untuk memaknai bulan Syawal sebagai titik awal mempererat persatuan.
Dirinya menegaskan bahwa perbedaan pilihan dalam kontestasi politik adalah hal yang wajar, namun memiliki tujuan yang sama, yakni membangun bangsa dan daerah.
Baca Juga:
"Kontestasi sudah berakhir. Perbedaan itu biasa, tapi tujuan kita tetap sama, bagaimana membangun kota ini agar lebih maju," kata Rico Waas yang hadir didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial Muhammad Sofyan dan Kepala Kesbangpol Andi Mario Siregar.
Menurut Rico Waas pembangunan Kota Medan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak, termasuk partai politik dan legislatif, dengan mengedepankan keterbukaan pikiran dan hati.
"Saya apresiasi peran PKS sebagai partai yang memiliki kedisiplinan dan militansi kader yang kuat, serta konsisten memberikan kontribusi bagi masyarakat, khususnya di Kota Medan", Jelas Rico Waas.
Di hadapan ratusan pengurus dan kader PKS, Rico Waas menyampaikan fenomena ketergantungan pada gadget. Meski teknologi memudahkan komunikasi—seperti koordinasi antarwilayah yang kini serba cepat—ia mengingatkan agar nilai-nilai fundamental tidak luntur.
"Kota boleh maju, teknologi boleh berevolusi, tapi agama, norma, dan etika tidak boleh berubah. Tanpa itu, kita tidak ada bedanya dengan robot-robot yang diciptakan manusia di masa depan," Ucap Rico Waas sembari mengajak kader PKS untuk tetap menjaga jati diri bangsa yang dikenal dengan adat ketimurannya.
Polsek Siantar Timur menyelesaikan keributan di Jalan Kesatria dengan problem solving.
Sumut 23 menit lalu
Personel Polres Sibolga mengamankan sejumlah gereja.
Sumut 3 jam lalu
Kapolres Samosir menghadiri acara "Mangongkal Holi" di Tarabunga.
Sumut 4 jam lalu
Remaja SMP dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ular.
Sumut 5 jam lalu
Sosok Anne Ratna Mustika menjadi Bupati perempuan pertama di Purwakarta.
Profil 5 jam lalu
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Antarprovinsi yang melibatkan oknum aparat di Pelabuhan Bakauheni.
Kriminal 6 jam lalu
Kapolres Asahan Pimpin Korps Raport Kenaikan Pangkat 67 Personel, Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian
Sumut 7 jam lalu
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Medan 10 jam lalu
Pilih AI atau Prediksi Dukun? Berikut Tim yang Berpotensi Juara Piala Dunia 2026
Sport 10 jam lalu
Truk di Labusel Tabrak Belasan Warga garagara Rem Blong, 2 Tewas13 Lukaluka
Peristiwa 10 jam lalu