Sabtu, 26 September 2026
Menteri Komdigi, Meutya Hafid Di Medan

Wali Kota Medan Rico Waas Dorong Warga Medan Tolak Judol

Faliruddin Lubis - Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB
Wali Kota Medan Rico Waas Dorong Warga Medan Tolak Judol
IST/ATN
Wali Kota Medan, Rico Waas bersama .Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid.

POSMETRO MEDAN,Medan- Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid datang ke Kota Medan. Meutya Hafid mengatakan bahwa Judi Online (Judol) merusak generasi anak bangsa.

Hal itu disampaikan dalam acara bertema, "Jauhi Judol, Anak Medan Pilih Masa Depan, Bukan Judi Online", yang diadakan di Kembar Cafe, Rabu (13/05/2026).

Baca Juga:

Meutya Hafid menyampaikan bahaya Jodul semakin marak di Kota Medan. Ia juga berharap Medan bisa bersih dari Judol.

"Oleh karena itu saya hadir di sini (Medan) dan memberikan penjelasan dan edukasi bahaya Judol dan jelas merusak anak bangsa," terangnya.

Baca Juga:

Lanjut Meutya Hafid, bermain judol dampaknya jelas yaitu kehidupan akan semakin buruk, jauh sama keluarga, kebanyakan menyendiri, asik dengan handphone dan jelas merugikan masyarakat luas.

Meutya Hafid mengajak masyarakat Kota Medan, menjauhi dan bisa terlepas dari jeratan judi online yang semakin marak dimana-mana.

Lanjut Meutya, buat orang tua agar lebih aktif dalam pengawasan anak -anak. "Kalau bukan kita siapa lagi," terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Medan, Rico Waas yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi Menteri Meutya Hafid. Rico Waas menyampaikan bahaya Judol akan merusak anak bangsa sama seperti Narkoba.

Tags
beritaTerkait
250 Meter Jalan Dipaving, Dinas SDABMBK Kota Medan Benahi Akses Warga Gaperta Ujung
Rico Waas: Pembangunan 31 Puskesmas Harus Diikuti Peningkatan Pelayanan Kesehatan
Dinas SDABMBK Bersama Kecamatan Dan DLH Perkuat Penanganan Lingkungan
Rico Waas Tegaskan Komitmen Pemerataan
Turun langsung ke Belawan–Marelan, Wali Kota Medan Gaspol Bersih-bersih dan Serap Aspirasi Warga
Pemko Medan dan BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan bagi 150 Pekerja Rentan di TPA Terjun
komentar
beritaTerbaru