POSMETRO MEDAN,Medan- Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid datang ke Kota Medan. Meutya Hafid mengatakan bahwa Judi Online (Judol) merusak generasi anak bangsa.
Hal itu disampaikan dalam acara bertema, "Jauhi Judol, Anak Medan Pilih Masa Depan, Bukan Judi Online", yang diadakan di Kembar Cafe, Rabu (13/05/2026).

Baca Juga:
Meutya Hafid menyampaikan bahaya Jodul semakin marak di Kota Medan. Ia juga berharap Medan bisa bersih dari Judol.
"Oleh karena itu saya hadir di sini (Medan) dan memberikan penjelasan dan edukasi bahaya Judol dan jelas merusak anak bangsa," terangnya.
Baca Juga:
Lanjut Meutya Hafid, bermain judol dampaknya jelas yaitu kehidupan akan semakin buruk, jauh sama keluarga, kebanyakan menyendiri, asik dengan handphone dan jelas merugikan masyarakat luas.
Meutya Hafid mengajak masyarakat Kota Medan, menjauhi dan bisa terlepas dari jeratan judi online yang semakin marak dimana-mana.
.jpeg)
Lanjut Meutya, buat orang tua agar lebih aktif dalam pengawasan anak -anak. "Kalau bukan kita siapa lagi," terangnya.
Sementara itu, Wali Kota Medan, Rico Waas yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi Menteri Meutya Hafid. Rico Waas menyampaikan bahaya Judol akan merusak anak bangsa sama seperti Narkoba.
Rico Waas juga telah menindak tegas pegawai akibat Judol yaitu Camat Medan Maimun. "Saya akan tegas menindak apabila ada pegawai saya yang ketahuan bermain Judol, " terangnya.
Ia juga menyampaikan karena Judol akan merusak keluarga, karena bermain Judol tidak akan pernah menang dan sudah dipastikan melanggar aturan/hukum dan bisa pidana apabila ketahuan bermain Judol.
Rico Waas berharap dengan kehadiran Menteri Komdigi, Meutya Hafid ke Medan warga Kota Medan dan generasi anak muda Medan bisa terhindar/tolak Judi Online. (ATN)
Tags
beritaTerkait
komentar