Kajatisu, Kapoldasu dan BNN Sumut Ikuti Monitoring Tantangan Pelaksanaan KUHP Dan KUHAP
POSMETRO MEDAN,Medan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) berkunjung ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara pada Kam
Medan 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN - Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan untuk Rakyat (Guntur) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Kamis (21/5/2026).
Massa mendesak Kejatisu segera menetapkan tersangka dalam dugaan korupsi dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara.
Dengan membawa poster dan spanduk besar, massa secara bergantian menyampaikan orasi keras yang menyoroti lambannya penanganan kasus tersebut oleh aparat penegak hukum.
Baca Juga:
"Tetapkan tersangka kasus dugaan korupsi KIP Kuliah. Jangan biarkan kasus ini mengendap," teriak massa dalam aksi itu.
Aksi dipimpin Haris Martondi Hasibuan, S.Sos dan Fahrurrozy Efrial, S.S. Keduanya menilai Kejatisu belum menunjukkan langkah konkret meski laporan dugaan korupsi telah disampaikan sejak awal tahun.
Baca Juga:
"Kami melihat penanganan kasus ini berjalan lamban. Kejatisu harus serius, transparan, dan berani menuntaskan dugaan korupsi di LLDIKTI Wilayah I tanpa tebang pilih," tegas Haris di hadapan Kasi Penkum Kejatisu, Rizaldi, yang menerima perwakilan massa.
Dalam pernyataan sikapnya, Gerakan untuk Rakyat mendesak Kejatisu segera menindaklanjuti dua laporan pengaduan masyarakat, yakni nomor 010/DUMAS/HARIS/I/2026 tertanggal 8 Januari 2026 dan nomor 005/DUMAS/HARIS/2026 tertanggal 7 Mei 2026.
Massa juga meminta penyelidikan dilakukan secara profesional dan terbuka, termasuk memeriksa sejumlah pejabat di lingkungan LLDIKTI Wilayah I.
"Kami mendesak pemeriksaan terhadap Kepala LLDIKTI Wilayah I, Saiful Anwar Matondang, serta Kepala Bagian Umum Ahmad Suban. Publik berhak mengetahui perkembangan penanganan kasus ini," ujar Fahrurrozy.
Menurut mereka, dugaan korupsi di sektor pendidikan tinggi tidak boleh dibiarkan karena menyangkut hak mahasiswa penerima bantuan pendidikan.
POSMETRO MEDAN,Medan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) berkunjung ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara pada Kam
Medan 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan untuk Rakyat (Guntur) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Ke
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen (Sesjamintel) Kejaksaan Republik Indonesia, Sarjono Turin SH MH, menyampaikan
Medan satu jam lalu
Aliansi massa tergabung dalam Gerakan untuk Rakyat (Guntur) mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) segera menetapkan tersangka.
Medan 8 jam lalu
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumut melakukan Konferensi Pers.
Medan 9 jam lalu
Kecelakaan tunggal terjadi di Tol PekanbaruDumai KM 14B. Akibatnya, dua orang meninggal dan tujuh orang lukaluka.
Peristiwa 9 jam lalu
Polisi Selidiki Aktor Kerusuhan Antarmahasiswa yang Bikin Kampus USK Terbakar.
Peristiwa 10 jam lalu
Muhdi Kurnia Bawa Manuskrip Tari Melayu 1957 ke Era Digital.
Medan 10 jam lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Nama RS alias Kojek bandar narkoba di wilayah Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, santer dikenal kebal
Kriminal 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita resmi melantik Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (M
Sumut 12 jam lalu