Waduh! FIFA Cabut Hukuman Bomber AS Folarin Balogun, Bisa Main Lawan Belgia
Kredibilitas Piala Dunia 2026 Tercoreng! UEFA Kritik FIFA usai Cabut Hukuman Folarin Balogun.
Sport 58 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Amerika Serikat- Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) turut melontarkan kritik kepada FIFA setelah mencabut hukuman striker Amerika Serikat, Folarin Balogun. UEFA menyebut keputusan FIFA telah mencoreng kredibilitas Piala Dunia 2026.
Balogun sejatinya tidak bisa tampil dalam laga tersebut terkena kartu merah saat melawan Bosnia Herzegovina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Tentu, ini menjadi sebuah keuntungan bagi Belgia karena Amerika Serikat tidak akan diperkuat striker andalannya.
Namun secara mengejutkan, FIFA membatalkan hukuman larangan bermain Balogun menjelang duel Amerika Serikat vs Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Sesuai jadwal, laga tersebut akan bergulir di Stadion Seattle, Amerika Serikat, pada Selasa (7/7) pukul 07.00 WIB.
Baca Juga:
Keputusan kontroversial tersebut menjadi sorotan tajam, tak terkecuali UEFA. Mereka bahkan tidak bisa menerima keputusan tersebut karena dinilai telah kelewat batas.
"Keputusan yang diambil kemarin untuk menangguhkan selama masa percobaan satu tahun pelaksanaan hukuman skors otomatis satu pertandingan akibat kartu merah yang diterima pemain Folarin Balogun telah melewati batas yang tidak dapat diterima," tulis UEFA dalam laman resminya, Senin (6/7).
Baca Juga:
Dalam pernyataannya juga, UEFA menilai keputusan tersebut mencoreng kredibilitas turnamen, dalam hal ini Piala Dunia 2026. Karena keputusan tersebut menciptakan preseden dalam turnamen yang sedang berlangsung, di mana situasi serupa nantinya harus diperlakukan dengan cara yang sama, yang pada akhirnya dapat merugikan jalannya kompetisi.
"Ketika kepastian terhadap aturan tidak lagi dijamin oleh pihak yang seharusnya menjaganya, integritas permainan menjadi dipertaruhkan dan kredibilitas sebuah kompetisi pun ikut tercoreng," terang UEFA.
Bagi UEFA, sepak bola, seperti olahraga lainnya, bergantung pada aturan, yang merupakan dasar untuk kompetisi yang adil, jujur, dan transparan. Terkadang aturan terbuka untuk interpretasi. Dalam kasus Bolagun, tidak demikian.
"Kami menyatakan keheranan dan ketidakpercayaan atas keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya, sulit dipahami, dan sama sekali tidak dapat dibenarkan tersebut," tutup UEFA.
Disinyalir, keputusan tersebut muncul setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino. Trump meminta Infantino untuk meninjau kembali kartu merah Balogun.
Kredibilitas Piala Dunia 2026 Tercoreng! UEFA Kritik FIFA usai Cabut Hukuman Folarin Balogun.
Sport 58 menit lalu
Malam Horor di Penjara, 25 Orang Tewas dalam Kerusuhan
Inter-Nasional satu jam lalu
Pos Ronda di Medan Jadi Lapak Sabu, 3 Orang Jadi Tersangka.
Medan satu jam lalu
Hakim Ziyech Ubah Foto Profil Jadi Anak Palestina, Simbol Solidaritas di Tengah Konflik Berkepanjangan.
Sport 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Di tengah sorotan publik terhadap proses hukum yang menjerat Ketua DPW PAN Sumatera Utara (Sumut) berinisial SHF, su
Politik 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Taput Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Wakil Bupati Dr. Deni Parlindung
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta Kantor PT PLN (Persero) Pusat di Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menjadi sasaran aksi ratusan mas
Inter-Nasional 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN , Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menerima sebanyak 2.088 mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) yang aka
Sumut 5 jam lalu
Tiorita menjadi Plt Bupati Langkat menggantikan Syah Afandin atau Ondim yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK beberapa hari lalu.
Sumut 6 jam lalu
Lahan Relokasi Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi diharap dukungan bnpb.
Sumut 6 jam lalu