Dahsyatnya Ledakan di Rumah Mewah Grand Polonia, Lihat Foto-foto Evakuasi Korban
POSMETRO MEDAN, Medan Sebuah ledakan dahsyat mengguncang kompleks perumahan elit Grand Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Senin so
Berita 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan- Dua pria di Kota Medan ditangkap polisi setelah diduga menganiaya seorang ibu hamil dan suaminya, di Jalan Pasar VII, Kecamatan Medan Tembung, Rabu (3/6/2026).
Peristiwa itu menjadi sorotan setelah videopenganiayaan yang memperlihatkan seorang ibu hamil ditendang di bagian perut viral di media sosial.
Dalam rekaman video, terlihat terjadi percekcokan antara dua pria dan seorang pengendara sepeda motor yang membonceng istrinya yang sedang hamil.
Baca Juga:
Salah satu pelaku yang mengenakan celana loreng tampak menendang perut korban. Sementara pelaku lainnya memukul wajah suami korban yang masih berada di atas sepeda motor.
Warga sempat berupaya melerai. Namun, suami korban tetap mendapat pukulan berkali-kali hingga helm yang dikenakannya terlepas.
Baca Juga:
Pelaku yang mengenakan celana loreng kemudian terlihat mengambil pistol dan mengancam korban sambil mengusir mereka dari lokasi.
"Preman kampung tendang perut ibu hamil di terowongan Tembung," demikian narasi yang menyertai unggahan video tersebut.

Kanit Resmob Polrestabes Medan Iptu Bimo Setiadi mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Setelah menerima informasi, polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
Hasilnya, pada malam harinya sekitar pukul 23.00 WIB, polisi menangkap dua pelaku berinisial Zulpikar (37) dan Zulyarham (46).
"Pelaku ditangkap sekitar lokasi. Keduanya mengakui telah memukul korban," kata Bimo kepada wartawan melalui sambungan telepon, Kamis (4/6/2026).
Menurut Bimo, sebelum penganiayaan terjadi, korban dan suaminya berhenti di kawasan terowongan bawah rel karena di atas rel sedang terjadi tawuran.
Saat itu, Zulpikar melihat korban mengeluarkan telepon genggam yang diduga akan digunakan untuk merekam peristiwa tawuran tersebut. Pelaku kemudian emosi dan menendang perut korban.
"Dia menendang karena takut memviralkan tawuran di rel," ujar Bimo.
Setelah itu, Zulpikar kembali ke sebuah bengkel untuk mengambil pistol jenis air gun yang digunakan untuk menakut-nakuti korban agar meninggalkan lokasi.
Pada saat yang sama, Zulyarham diduga memukul wajah suami korban berkali-kali.
"Tujuan melakukan pemukulan agar korban disuruh maju dan tidak berhenti," kata Bimo.
Saat ini kedua pelaku telah ditahan di Satreskrim Polrestabes Medan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (Kompas)
POSMETRO MEDAN, Medan Sebuah ledakan dahsyat mengguncang kompleks perumahan elit Grand Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Senin so
Berita 3 jam lalu
Tim gabungan dari Bidang Laboratorium Forensik (Bid Labfor) Polda Sumatera Utara masih terus melakukan investigasi mendalam terkait insiden.
Peristiwa 3 jam lalu
Evakuasi Korban Terakhir Ledakan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, 3 Orang Meninggal, Polisi Gandeng PGN Usut Penyebab
Peristiwa 3 jam lalu
Dianggap Rendahkan Profesi Wartawan PWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Poldasu
Medan 3 jam lalu
Wali Kota Tanjungbalai Melepas M.Rijal Hafiz Al Muttaqin Nasution Calon Mahasiswa Universitas AlAhgaff Hadhramaut Yaman.
Sumut 6 jam lalu
LP Kelas IIA Binjai Panen Raya Ikan Lele, Langkah Nyata Menuju Ketahanan Pangan.
Sumut 6 jam lalu
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Serahkan Hadiah Kepada 5 Wajib Pajak Penerima Undian Gebyar Pajak Sumut 2026.
Sumut 7 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, menghadiri rapat pro
Medan 8 jam lalu
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Calvijn turun langsung ke lokasi bersama Damkarmat dan Basarnas terkait ledakan yang menghancurkan sebuah r
Peristiwa 9 jam lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Polsek Bilah Hilir Polres Labuhanbatu melakukan patroli Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di kediaman salah seorang
Peristiwa 9 jam lalu