Jumat, 05 Juni 2026
Polri Gulung 320 WNA Sindikat Judi Online Internasional

IPW: Rekor Sejarah! Hadiah Terbesar Hari Bhayangkara ke-80

P. Silalahi - Jumat, 05 Juni 2026 16:02 WIB
IPW: Rekor Sejarah! Hadiah Terbesar Hari Bhayangkara ke-80
posmetro medan/Dok IPW
Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso.

POSMETRO MEDAN- Direktorat Tindak Pidana Umum (Ditipidum) Bareskrim Polri berhasil mencetak rekor terbesar dalam sejarah penegakan hukum di Indonesia.

Faktanya, sebanyak 320 Warga Negara Asing (WNA) yang tergabung dalam sindikatjudi online (judol) jaringan internasional berhasil diringkus dalam sebuah operasi senyap berskala besar di sebuah gedung di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

​Keberhasilan spektakuler ini langsung mendapat apresiasi tinggi dari Indonesia Police Watch (IPW).

Baca Juga:

Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, menegaskan penangkapan massal ini jadi pencapaian paling monumental sekaligus kado terindah bagi institusi Polri menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026 mendatang.

​"Ini menjadi hadiah tertinggi institusi Polri pada Hari Bhayangkara ke-80 dalam mengawal Asta Cita Presiden Prabowo Subianto," ujar Sugeng Teguh Santoso dalam rilis resminya diterima POSMETRO MEDAN, Jumat (5/6/2026).

Baca Juga:

​Operasi besar-besaran ini langsung menggeser rekor penangkapan kasus judi online sebelumnya.

Sebagai perbandingan, pada Agustus 2023, Ditsiber Bareskrim Polri hanya menangkap 37 orang sindikat judol di Bali.

Sementara pada November 2024, kasus serupa yang mengguncang tanah air di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) "hanya" menyeret 24 tersangka internal pemerintahan.

​Dengan angka 320 WNA yang diringkus sekaligus, operasi di Jalan Hayam Wuruk ini resmi menjadi operasi pembongkaran sindikatjudi online dengan jumlah tersangka terbanyak sepanjang sejarah Indonesia.

​IPW menilai, keberhasilan Subdit 3 Ditipidum Bareskrim Polri dalam "memasak" dan membongkar jaringan lintas negara ini membutuhkan keuletan, analisis tajam, serta kehati-hatian yang luar biasa.

Operasi ini, urai Sugeng Teguh Santoso, harus melibatkan pasukan Brimob dan berkoordinasi ketat secara lintas sektoral dengan Direktorat Imigrasi.

​Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, mengungkapkan bahwa ratusan WNA yang ditangkap berasal dari berbagai negara di Asia.

​Komposisi sindikat internasional ini didominasi oleh 228 warga negara Vietnam, diikuti 57 warga negara China, 13 warga negara Myanmar, 11 warga negara Laos, 5 warga negara Thailand, serta masing-masing 3 warga negara dari Malaysia dan Kamboja.

​"Perlu kami sampaikan bahwa terhadap 321 pelaku, yang kami akan titipkan adalah 320 orang karena mereka adalah warga negara asing. Sedangkan yang 1 orang (WNI) akan tetap kami bawa ke Bareskrim," tegas Brigjen Wira Satya Triputra, Minggu (10/5/2026).

​Dengan mengenakan baju tahanan, ratusan WNA tersebut langsung digiring dan dikawal ketat untuk dititipkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) di wilayah Jakarta guna proses hukum dan keimigrasian lebih lanjut.

​Meskipun memberikan apresiasi yang luar biasa, IPW mengingatkan Polri agar tidak berpuas diri dengan hanya menangkap para pekerja lapangan. Sugeng Teguh Santoso mendesak institusi Polri untuk terus bergerak ke atas demi memenggal kepala dari gurita bisnis haram ini.

​"IPW mendorong institusi Polri untuk mendalami aktor-aktor intelektualnya dan bandar-bandar judi besar. Sebab, judi online ini akan merusak mental masyarakat Indonesia, terutama di kalangan bawah," pungkas Sugeng. (HBB)

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
IPW Desak Sidang Propam Penyidik Polres Metro Depok
Sinergi Brimob Sumut dan BNNP Sumut Perangi Narkoba
Perkuat Pengamanan AFF U19, Ini yang Dilaksanakan Polda Sumut
Gegana Brimob Polda Sumut Sterilisasi Stadion Madya untuk Pastikan Keamanan ASEAN U-19 Boys' Championship 2026
100 Personel Brimob Sumut Siaga Semalaman, Jaga Kondusivitas Wilayah dan Respons Cepat Aduan Masyarakat
Patroli Gabungan KRYD Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan Jalanan
komentar
beritaTerbaru