POSMETRO MEDAN Labuhanbatu - Malam yang semestinya berlangsung tenang berubah menjadi mencekam di Pondok Wesel kawasan permukiman karyawan PTPN IV Ajamu. Kobaran api tiba-tiba melahap satu kopel rumah karyawan hingga membuat suasana panik, di Pondok Wesel PTPN IV Perkebunan Ajamu Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara. Jumat (7/8/2026) sekira pukul pukul 20.00 Wib.
Api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bangunan. Kepulan asap tebal membubung, sementara warga di sekitar lokasi berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dievakuasi.
Dalam waktu singkat, kobaran api menguasai bangunan lama yang sudah lapuk dan terbuat dari papan . Satu kopel rumah karyawan tersebut akhirnya ludes dilalap si jago merah. Kondisi bangunan yang terbakar membuat proses penyelamatan harta benda menjadi sulit.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran milik PTPN IV Ajamu. Suasana di sekitar lokasi pun dipenuhi kepanikan saat api terus berkobar.
Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Begitu pula dengan total kerugian material akibat peristiwa ini masih dalam pendataan.
Keterangan salah satu warga yang ditemui, "Rumah tersebut dihuni, Maurin Silvia, dan sebelahnya salah satu guru SMP Yapendak, Ibuk Liliyanti." Katanya.
Mobil Petugas Pemadam Kebakaran PTPN IV Ajamu dikhabarkan diduga dalam keadaan rusak. Pemadaman api dilakukan dengan menggunakan mesin genset mini yang airnya dimanfaatkan dengan menggunakan polytank didatangkan dengan menggunakan 2 unit mobil doble cabin.
Api dengan cepat melalap bangunan yang didominasi papan dan material mudah terbakar. Warga bersama petugas berjibaku memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke rumah-rumah lain di kawasan emplasemen.
Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun besarnya kerugian material yang ditimbulkan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber api, sementara pendataan terhadap penghuni rumah terdampak juga terus dilakukan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu kopel rumah dinyatakan ludes terbakar rata dengan tanah.
Manager PTPN IV Regional II Perkebunan Ajamu, Yoga Lesmana saat di konfirmasi langsung di tempat kejadian mengatakan, "Kepada seluruh karyawan, maupun non karyawan yang menempati rumah dinas, apalagi kondisi rumah lama kita ini dari kayu. Apabila keluar atau meninggalkan rumah pastikan instalasi rumah dalam keadaan aman."
"Sayapun belum bisa memastikan penyebab apinya. Tapi dari informasi yang saya dapat, rumah yang satu dalam keadaan kosong, penghuninya lagi tidak ada, dan sebelahnya ada guru honorer kita. Informasi awal api berasal dari rumah kosong. Mungkin konsleting dan sebagainya kita belum bisa pastikan nanti ditindaklanjuti." Ujarnya.
Kanit Reskrim Polsek Panai, IPDA E.Riyanto Hutabarat bersama Kanit Provos, IPDA F Sitorus, Kapos Pol Ajamu, AIPTU A. Kholid Hasibuan, dan Kapos Lantas Ajamu, AIPTU Suwardi, dan personil piket, AIPTU Hutasoit, AIPDA I. T Nainggolan, turun langsung membatu padamkan api di Tempat Kejadian Perkara (TKP). " Kita belum bisa pastikan api berasal darimana. Saat ini kita masih dalam memasang police line, dan secepatnya kita lidik." Kata Kanit Reskrim Hutabarat. (Kholik).
Tags
beritaTerkait
komentar