Senin, 14 September 2026

Menkeu Purbaya Dicopot Mendadak, Pasar Keuangan Berpotensi Tertekan

P. Silalahi - Senin, 14 September 2026 16:37 WIB
Menkeu Purbaya Dicopot Mendadak, Pasar Keuangan Berpotensi Tertekan
ricardo/jpnn
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan volatilitas pasar keuangan.

POSMETRO MEDAN- Pengamat ekonomi Ibrahim Assuaibi menilai pencopotan mendadak Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan pada sore ini dapat memicu ketidakpastian fiskal di pasar keuangan.

Keputusan pergantian menteri tersebut diprediksi berpotensi menekan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan besok pagi.

"Pergantian menteri keuangan secara mendadak dari Purbaya Yudhi Sadewa memicu kekhawatiran pelaku pasar ya, dari investor asing mengenai kesinambungan kebijakan anggaran pemerintah ke depan," kata Ibrahim dalam pesan suara, Senin (14/9).

Baca Juga:

Ibrahim memandang momentum pencopotan Purbaya sebagai akumulasi bom waktu yang sudah berlangsung cukup lama. Dia menyebut Purbaya sosok menteri yang bersih dan konsisten melakukan pembenahan di lingkungan Kementerian Keuangan, Pajak, serta Bea Cukai. Aksi bersih-bersih tersebut dinilai memicu resistensi dan menghadirkan banyak musuh, terutama dari kalangan yang membawa kepentingan partai politik.

Baca Juga:

"Ya bisa saja ini banyak sekali musuhnya ya, terutama adalah orang-orang dari partai politik, titipan-titipan dari partai politik ya sangat wajarlah," ujar Ibrahim menjelaskan. Di sisi lain, Purbaya tercatat melakukan penyesuaian anggaran semester kedua dengan meningkatkan target defisit anggaran dari 2,68% menjadi 2,86% serta asumsi harga minyak mentah dari 70 menjadi 80.

Purbaya juga sempat menyuarakan kritik terhadap anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih agar ditekan di bawah Rp 200 triliun untuk mencegah pelebaran defisit anggaran.

Usulan efisiensi tersebut menuai gelombang kritik dari jajaran pemerintah yang mendukung keberlanjutan alokasi dana MBG. Ibrahim menyimpulkan tekanan dari pendukung program MBG beserta kepentingan politik menjadi faktor utama di balik pencopotan Purbaya pada sore ini.

"Mungkin ini yang menjadi sebab utama kepentingan-kepentingan politik ini yang mempengaruhi Purbaya ini dicopot," imbuh Ibrahim.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Saat Presiden Prabowo Singgung Ekspresi Menteri Keuangan Purbaya...
Pegiat Medsos Yusuf Dumdum Soroti Posisi Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 T Lebih
Promo Penerbitan Surat Utang Global, Menkeu Purbaya Terbang ke China dan Inggris
Purbaya Ultimatum Rokok Ilegal Beralih ke Legal: Nggak Mau, Kita Tutup!
Purbaya Ancam Bekukan Bea Cukai!
Kenaikan Tarif Cukai Rokok Pemicu Beredarnya Rokok Ilegal, Menteri Keuangan Segera Bikin Tarif Baru
komentar
beritaTerbaru