Puan Maharani Janji tak Ada Lagi Joget-joget di DPR RI
Puan Maharani Berjanji tak Ada Lagi Joget di DPR RI.
Inter-Nasional 6 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta - Seorang pria inisial H yang teriak ada bom di pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-308 rute Jakarta-Kualanamu diturunkan dari pesawat. Yang bersangkutan juga diserahkan ke pihak kepolisian.
"Penumpang H diturunkan dan diserahkan kepada pihak berwenang, yaitu petugas keamanan bandar udara (aviation security), Otoritas Bandar Udara, PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) serta kepolisian untuk investigasi dan proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Corporate Communications Officer Lion Air, Neni Artauli Sianturi, kepada wartawan lewat pesannya, Minggu (2/8/2025).
Neni mengatakan yang bersangkutan mengaku bercanda saat berteriak ada bom di pesawat Lion Air. Namun, ia mengatakan pihaknya tetap mengambil langkah tegas.
"Meskipun pernyataan awal pelanggan diduga sebagai candaan, Lion Air bersama pihak berwenang mengambil langkah tegas dan preventif dengan mengklasifikasikan situasi sebagai potensi ancaman (bomb threat)," ucap dia.
Lebih lanjut, Neni memastikan pihaknya langsung mengganti pesawat setelah ada insiden ancaman bom tersebut. Ia menyebut itu sudah sesuai prosedur yang berlaku.
"Sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan dan kenyamanan, Lion Air menyiapkan pesawat pengganti Boeing 737-900ER registrasi PK-LSW. Penerbangan JT-308 kemudian diberangkatkan kembali pada hari yang sama (02/08) dan telah mendarat di Bandar Udara Internasional Kualanamu," ujar dia.
Seperti diketahui, pria inisial H viral di media sosial gegara berteriak ancaman bom di salah satu pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-308 dengan rute Jakarta-Kualanamu. Berdasarkan postingan viral di media sosial TikTok terdengar seorang pria berteriak kepada awak pesawat. Ia bahkan mengancam semua petugas yang ada di pesawat.
Kemudian, saat marah-marah, yang bersangkutan lalu berteriak bahwa ada bom di pesawat tersebut. Setelah mendengar itu, para awak kabin pun tampak langsung mengambil langkah.
Sementara itu, Corporate Communications Officer Lion Air, Neni Artauli Sianturi, menjelaskan kejadian itu. Ia membenarkan adanya kejadian itu di salah satu penerbangan pesawat Lion Air pada Sabtu (2/8) kemarin.
"Saat posisi pesawat sudah push back, salah satu pelanggan laki-laki berinisial H menyampaikan informasi adanya bom kepada awak kabin, sesuai prosedur keselamatan penerbangan, awak kabin mengkonfirmasi ulang, dan penumpang tetap menyampaikan hal yang sama. Informasi segera dilaporkan kepada kapten pilot dan petugas layanan darat," kata Neni kepada wartawan lewat pesannya, Minggu (3/8).
(wan/dtc)
Puan Maharani Berjanji tak Ada Lagi Joget di DPR RI.
Inter-Nasional 6 menit lalu
Perkuat Sistem Merit, Pemkab Karo Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat.
Berita satu jam lalu
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Haul ke25 Allahuyarham Syekh H Mustafa BS Rokan.
Sumut satu jam lalu
Posmetro Medan, Medan Jajaran Kecamatan Medan Baru bersama Koramil 05 Medan Baru dan Polsek Medan Baru membagikan Bendera Merah Putih kepad
Medan 2 jam lalu
BANPT Tetapkan UDA Tak Memenuhi Syarat Peringkat Akreditasi, Ini Pesan LLDikti Wilayah I ke Mahasiswa.
Medan 2 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Pelaksanaan vaksinasi bagi siswa SD Negeri 047164 Seberaya, Kabupaten Karo, menuai tanda tanya. Pasalnya, Dinas Pendi
Peristiwa 2 jam lalu
Kader Muda Bantah Narasi Miring, Sebut Lokot Nasution Layak Pimpin Lagi Demokrat Sumut.
Sumut 2 jam lalu
Keributan 2 Kelompok Rasfansa Kafe Sunggal Diredam Polisi.
Sumut 2 jam lalu
Buang Bayi Hasil Anu dengan Kekasih, ART Asal Sergai Dituntut 10 Tahun Penjara
Kriminal 2 jam lalu
Kapolsek Tiganderket Sambangi Warga, Wujudkan Situasi Kamtibmas Kondusif.
Sumut 3 jam lalu