Kena Adukan Warga, Pengedar Sabu Ketengan Terciduk
Satresnarkoba Polres Batubara Ringkus Pengedar Sabu Berkat Informasi Warga
Kriminal 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan - Dua kapal nelayan karam usai dihantam ombak di perairan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara dan perairan Kuala Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara (Sumut). Dalam peristiwa ini, ada tujuh orang lagi yang masih dalam proses pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika menjelaskan bahwa Tim Rescuer Pos SAR Tanjung Balai Asahan dan KN SAR Sanjaya tengah menangani dua kapal karam di dua lokasi yang berbeda.
Pertama, perahu kayu nelayan yang tenggelam di perairan Tanjung Tiram, Batu Bara, Minggu (23/11/2025) sekitar Pukul 17.00 WIB.
Baca Juga:
Dari total 10 nelayan yang berada di perahu itu, satu di antaranya hilang. Korban, yakni Muklis (60).
"Satu dari 10 orang dilaporkan hilang setelah perahu kayu yang ditumpanginya karam diterjang ombak di perairan Tanjung Tiram," kata Hery, Selasa (25/11).
Baca Juga:
Berdasarkan keterangan saksi-saksi, kata Hery, korban bersama 9 temannya awalnya berangkat pergi melaut pada Minggu (23/11) pagi. Setibanya di perairan Tanjung Tiram, cuaca memburuk dan gelombang tinggi menghantam perahu para korban.
Sembilan teman korban bisa menyelamatkan diri, sedangkan korban terbawa arus dan dilaporkan hilang.
"Cuaca tiba-tiba memburuk dan gelombang tinggi menghantam perahu hingga terbalik. Rekan-rekan korban berhasil menyelamatkan diri. Namun, nahas korban terbawa arus sebelum akhirnya menghilang," jelasnya.
Atas kejadian ini, pihak keluarga menghubungi aparat desa setempat hingga diteruskan ke Pos SAR Tanjung Balai Asahan. Usai menerima laporan itu, petugas langsung menuju lokasi untuk mencari korban.
Di tempat yang berbeda, KN SAR Sanjaya juga melakukan pencarian enam Anak Buah Kapal (ABK) KM Jaya Mandiri yang hilamg usai kapal yang mereka tumpangi karam di Perairan Kuala Tanjung Balai Asahan Minggu sekira pukul 23.00 WIB.
Hery Marantika mengatakan pencarian akan dilanjutkan hari ini. Dia mengungkapkan bahwa kondisi cuaca yang berubah-ubah serta adanya gelombang tinggi menjadi tantangan bagi tim di lapangan dalam melakukan pencarian.
"Kami berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban. Seluruh unsur SAR terus bekerja di lapangan untuk melakukan penyisiran baik di permukaan maupun kemungkinan korban terbawa arus lebih jauh," jelasnya.
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan mengatakan dari dua kejadian tersebut, ada tujuh orang yang masih dalam pencarian.
"Total ada 7 (yang masih dicari) dari 2 kapal yang berbeda. Ini ada dua kegiatan operasi di waktu yang bersamaan tapi di tempat berbeda," jelasnya.(detiksumut)
Satresnarkoba Polres Batubara Ringkus Pengedar Sabu Berkat Informasi Warga
Kriminal 9 menit lalu
ALMASARSUMUT Laporkan Kajari Labusel ke JAMWAS RI, Soroti Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Bansos Rp1,9 Miliar.
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN Warga Gang (GG) Lori, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun, menyatakan penolakan terhadap seorang calon Kepala L
Medan 2 jam lalu
Fortuner Tertabrak KA Putri Deli di Perlintasan Tanpa Palang di Kisaran Timur, Dua Penumpang Tewas.
Peristiwa 2 jam lalu
Ramalan cuaca di Kota Medan, 21 kecamatan diprakirakan diguyur hujan ringan.
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerhati Sosial M. Arif Tanjung dan Tokoh Masyarakat Azhari AM Sinik ser
Medan 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Al Firdaus menggelar tradisi punggahan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ra
Medan 13 jam lalu
POSMETRO MEDANSamosir Komitmen penyelamatan kawasan Danau Toba sebagai geopark dunia terus digencarkan melalui aksi nyata rehabilitasi h
Sumut 14 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong percepatan penyelesaian revitalisasi Stadion Teladan agar fasilitas
Sumut 17 jam lalu
Ops Keselamatan Toba 2026 Angka Kematian di Jalan Turun Drastis 45 Persen.
Medan 17 jam lalu