2 Terduga Pelaku Pencurian di Binjai Ditangkap Polisi
2 Terduga Pelaku Pencurian di Binjai Ditangkap Polisi.
Sumut 57 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Dairi- Deretan banjir bandang, longsor, dan kerusakan lingkungan yang terjadi di berbagai daerah Indonesia menjadi alarm bahaya bagi Kabupaten Dairi.
Kerusakan hutan, pembukaan lahan liar, serta aktivitas tambang yang tidak terkendali, termasuk yang dilakukan PT DPM dan PT Gruti, dinilai mempercepat ancaman bencana ekologis yang bisa meluluhlantakkan Dairi kapan saja.
Melihat kondisi tersebut, Badko HMI Sumatera Utara menyampaikan sikap tegas dan tanpa kompromi, PT DPM dan PT Gruti harus ditutup total. Izin operasi keduanya harus dicabut segera.
Baca Juga:
Ketua Bidang Kajian Keilmuan Badko HMI Sumut, Ahmad Fuadi, menegaskan bahwa tambang-tambang tersebut telah membuka pintu kehancuran bagi Dairi.
"Kami minta dengan tegas: tutup PT DPM dan PT Gruti. Jika tidak, Dairi akan hancur seperti yang kita lihat hari ini. Hutan rusak, bukit gundul, air meluap, dan rakyat menjadi korban. Tidak ada alasan untuk membiarkan ini terus terjadi," tegas Fuadi.
Baca Juga:
Fuadi menyampaikan kritik tajam kepada Menteri ESDM dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dinilai lamban dan seolah menutup mata terhadap kondisi kerusakan lingkungan di Sumatera Utara.
"Kami desak Menteri ESDM Bahlin dan Menteri LHK Siti Nurbaya, jangan tutup mata melihat hutan di Sumut yang rusak parah akibat tambang. Turun dan lihat sendiri bagaimana masyarakat Dairi hidup dalam ancaman. Jangan biarkan izin tambang yang merusak hutan diberikan begitu saja," ungkap Fuadi.
Ia menegaskan bahwa izin yang terus diberikan kepada tambang bermasalah adalah bentuk pengabaian negara terhadap keselamatan rakyat. "Jangan tunggu Dairi menjadi korban selanjutnya," katanya.
Fuadi mengingatkan bahwa banyak daerah di Indonesia telah luluh lantak akibat banjir bandang dan longsor ketika hutan mereka habis. Dairi tidak boleh menjadi korban berikutnya.
"Kita sudah melihat daerah lain hancur karena hutan dirusak untuk kepentingan industri. Penyebabnya jelas: perambahan liar dan tambang. Jangan tunggu Dairi menyusul jadi korban berikutnya," ujarnya.
Badko HMI Sumut menegaskan bahwa penutupan PT DPM dan Gruti bukan hanya tuntutan, tetapi kewajiban moral, ekologis, dan kemanusiaan.
"Kami tegaskan: menutup PT DPM dan PT Gruti adalah harga mati. Bila pemerintah tidak berani, maka Badko HMI Sumut akan turun bersama rakyat untuk menutup tambang itu langsung di lapangan," tutup Fuadi.(REZ)
2 Terduga Pelaku Pencurian di Binjai Ditangkap Polisi.
Sumut 57 menit lalu
POSMETRO MEDAN,MEDANAkrobat penegakan hukum di wilayah Kejaksaan Negeri Langkat meyeruak hingga puncak. Eksekusi Alexander Halim alias Lim
Medan satu jam lalu
2 terduga pembunuh Wakil Rektor IT&B Indonesia Kabanjahe Ditangkap.
Peristiwa 2 jam lalu
Membongkar Tipikal Oknum Intel yang Jadi Sempat Viral Karena Mengejek Massa Pendemo.
Peristiwa 3 jam lalu
Sembunyikan Sabu di Bawah Bunga, Lansia di Pegajahan Diringkus Polres Sergai
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Kain tenun Deli Serdang tampil dalam Parade Pakaian Daerah (Wastra) Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota pada Kriyanus
Inter-Nasional 15 jam lalu
POSMETRO MEDANMEDAN Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi menuntut terdakwa dugaan suap proyek jaringan internet Dinas K
Sumut 15 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi menin
Medan 16 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)
Medan 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemkab Deli Serdang berkonsultasi dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri terk
Sumut 17 jam lalu