Mayat di Bawah Jembatan Titi Kuning Medan Ternyata Gantung Diri, Dikenal Sebagai 'Pak Ogah'
Warga Temukan Mayat &039Pak Ogah&039 Gantung Diri di Bawah Jembatan Titi Kuning Medan.
Peristiwa 22 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Dairi- Deretan banjir bandang, longsor, dan kerusakan lingkungan yang terjadi di berbagai daerah Indonesia menjadi alarm bahaya bagi Kabupaten Dairi.
Kerusakan hutan, pembukaan lahan liar, serta aktivitas tambang yang tidak terkendali, termasuk yang dilakukan PT DPM dan PT Gruti, dinilai mempercepat ancaman bencana ekologis yang bisa meluluhlantakkan Dairi kapan saja.
Melihat kondisi tersebut, Badko HMI Sumatera Utara menyampaikan sikap tegas dan tanpa kompromi, PT DPM dan PT Gruti harus ditutup total. Izin operasi keduanya harus dicabut segera.
Baca Juga:
Ketua Bidang Kajian Keilmuan Badko HMI Sumut, Ahmad Fuadi, menegaskan bahwa tambang-tambang tersebut telah membuka pintu kehancuran bagi Dairi.
"Kami minta dengan tegas: tutup PT DPM dan PT Gruti. Jika tidak, Dairi akan hancur seperti yang kita lihat hari ini. Hutan rusak, bukit gundul, air meluap, dan rakyat menjadi korban. Tidak ada alasan untuk membiarkan ini terus terjadi," tegas Fuadi.
Baca Juga:
Fuadi menyampaikan kritik tajam kepada Menteri ESDM dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dinilai lamban dan seolah menutup mata terhadap kondisi kerusakan lingkungan di Sumatera Utara.
"Kami desak Menteri ESDM Bahlin dan Menteri LHK Siti Nurbaya, jangan tutup mata melihat hutan di Sumut yang rusak parah akibat tambang. Turun dan lihat sendiri bagaimana masyarakat Dairi hidup dalam ancaman. Jangan biarkan izin tambang yang merusak hutan diberikan begitu saja," ungkap Fuadi.
Ia menegaskan bahwa izin yang terus diberikan kepada tambang bermasalah adalah bentuk pengabaian negara terhadap keselamatan rakyat. "Jangan tunggu Dairi menjadi korban selanjutnya," katanya.
Fuadi mengingatkan bahwa banyak daerah di Indonesia telah luluh lantak akibat banjir bandang dan longsor ketika hutan mereka habis. Dairi tidak boleh menjadi korban berikutnya.
"Kita sudah melihat daerah lain hancur karena hutan dirusak untuk kepentingan industri. Penyebabnya jelas: perambahan liar dan tambang. Jangan tunggu Dairi menyusul jadi korban berikutnya," ujarnya.
Warga Temukan Mayat &039Pak Ogah&039 Gantung Diri di Bawah Jembatan Titi Kuning Medan.
Peristiwa 22 menit lalu
Pelaku Pencurian Perhiasan dan Pembakaran Rumah Hakim Tipikor Mulai Diadili di PN Medan.
Kriminal satu jam lalu
POSMETRO MEDANDugaan praktik monopoli proyek pengadaan meubelair di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara mencuat dan menjadi
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Rumah Zakat kembali menyalurkan Kado Lebaran Yatim (KLY) kepada 15 siswa yatim di SMP Al Washliyah 8, Senin (11/5/
Medan 14 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Peluang kerja sama strategis antara Pemko Medan dan United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, semakin te
Medan 15 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Pertemuan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier di Rumah
Medan 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sebagai sosial kontrol, media massa merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan di pusat maupun daerah. Unt
Medan 15 jam lalu
Kodim 0204/DS Gerebek Sarang Judi dan Narkoba di Kutalimbaru, Enam Orang Diamankan dan Sejumlah Barang Bukti Narkoba.
Medan 16 jam lalu
2 Pelaku Begal Pelajar SMA 5 Binjai Beraksi Secara Mobile di Jalanan.
Kriminal 16 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai Dua pelaku Begal pelajar SMA 5 Binjai beraksi secara Mobile dengan cara berhentikan langsung korbandi jalanan sam
Peristiwa 16 jam lalu