Dua Siswa MAN 1 Medan Ikut Pertukaran Pelajar ke Malaysi
POSMETRO MEDAN, Medan. Dua siswa MAN 1 Medan, Rafa Ruzain Ahmad dan Nazla Shakira Siregar, mendapat kesempatan untuk mengikuti Program Pertu
Medan 24 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Dairi- Deretan banjir bandang, longsor, dan kerusakan lingkungan yang terjadi di berbagai daerah Indonesia menjadi alarm bahaya bagi Kabupaten Dairi.
Kerusakan hutan, pembukaan lahan liar, serta aktivitas tambang yang tidak terkendali, termasuk yang dilakukan PT DPM dan PT Gruti, dinilai mempercepat ancaman bencana ekologis yang bisa meluluhlantakkan Dairi kapan saja.
Melihat kondisi tersebut, Badko HMI Sumatera Utara menyampaikan sikap tegas dan tanpa kompromi, PT DPM dan PT Gruti harus ditutup total. Izin operasi keduanya harus dicabut segera.
Baca Juga:
Ketua Bidang Kajian Keilmuan Badko HMI Sumut, Ahmad Fuadi, menegaskan bahwa tambang-tambang tersebut telah membuka pintu kehancuran bagi Dairi.
"Kami minta dengan tegas: tutup PT DPM dan PT Gruti. Jika tidak, Dairi akan hancur seperti yang kita lihat hari ini. Hutan rusak, bukit gundul, air meluap, dan rakyat menjadi korban. Tidak ada alasan untuk membiarkan ini terus terjadi," tegas Fuadi.
Baca Juga:
Fuadi menyampaikan kritik tajam kepada Menteri ESDM dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dinilai lamban dan seolah menutup mata terhadap kondisi kerusakan lingkungan di Sumatera Utara.
"Kami desak Menteri ESDM Bahlin dan Menteri LHK Siti Nurbaya, jangan tutup mata melihat hutan di Sumut yang rusak parah akibat tambang. Turun dan lihat sendiri bagaimana masyarakat Dairi hidup dalam ancaman. Jangan biarkan izin tambang yang merusak hutan diberikan begitu saja," ungkap Fuadi.
Ia menegaskan bahwa izin yang terus diberikan kepada tambang bermasalah adalah bentuk pengabaian negara terhadap keselamatan rakyat. "Jangan tunggu Dairi menjadi korban selanjutnya," katanya.
Fuadi mengingatkan bahwa banyak daerah di Indonesia telah luluh lantak akibat banjir bandang dan longsor ketika hutan mereka habis. Dairi tidak boleh menjadi korban berikutnya.
"Kita sudah melihat daerah lain hancur karena hutan dirusak untuk kepentingan industri. Penyebabnya jelas: perambahan liar dan tambang. Jangan tunggu Dairi menyusul jadi korban berikutnya," ujarnya.
POSMETRO MEDAN, Medan. Dua siswa MAN 1 Medan, Rafa Ruzain Ahmad dan Nazla Shakira Siregar, mendapat kesempatan untuk mengikuti Program Pertu
Medan 24 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Prestasi membanggakan kembali diraih Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan di tingkat nasional melalui inovasi di b
Inter-Nasional satu jam lalu
Posmetro Medan, Karo Kasus pencurian disertai kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Kabanjahe, Aspri
Peristiwa 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (DPC GRIB) Jaya Kota Medan menerima bantuan logistik berupa beras dar
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali menggelar Job Fair 2026 dengan melibatkan 30 perusahaan, sebagai up
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Kabupaten Deli Serdang, Sandra D
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Percut Sei Tuan Warga Dusun XVIII Persil, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menyambut penuh s
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Langkat Aliansi Masyarakat dan Kontraktor Kabupaten Langkat bersama Badan Pengurus Cabang Gabungan Pelaksana Konstruksi N
Peristiwa 14 jam lalu
Polisi Bekuk Maling Kabel anti petir milik Stasiun Radio Pantai Sibolga.
Sumut 15 jam lalu
Samosir Sukses Jadi Tuan Rumah Toba Caldera Culture Festival 2026, Bupati Vandiko Dorong Budaya Batak ke Dunia.
Global 16 jam lalu