PWI Sumut & BPJS TK Tandatangani PKS Seluruh Anggota PWI Sumut Tercover Jaminan Sosial
POSMETRO MEDAN, Medan Seluruh anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tercover jaminan sosial. Seiring d
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Rencana pemasangan Billboard (reklame) yang berlokasi di Jalan Asia, Simpang Kapten Jumhana, sepertinya menimbulkan persoalan baru. Selain ditengarai belum memiliki izin, jika nantinya reklame dipasang di lokasi galian, posisi billboard menjorok ke jalan. Tentu saja ini sangat mengancam keselamatan para pelintas.
Dari informasi yang diterima Posmetro Medan di lokasi, posisi billboard yang ada sekarang persis di atas sebuah bangunan di Jalan Asia. Namun, ada rencana billboard tersebut akan diturunkan dan dipasang tepat di posisi galian karena bangunan tersebut telah laku terjual.
Dari amatan pada Senin (19/5/2025) pagi, terlihat sudah ada aktifitas pengerjaan galian yang rencananya untuk memasang tiang billboard yang berlokasi persis di Jalan Asia Ujung Simpang Kapten Jumhana.
Baca Juga:
Kegiatan penggalian di ketahui dilakukan 2 hari yang lalu, galian tersebut diduga untuk pemasangan tiang. Ini dinilai tidak sesuai aturan tata ruang sebagai mana yang di atur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No.11 Tahun 2011, dan Perwal Medan Nomor 38 Tahun 2014.
Untuk memastikan kembali bahwa galian tersebut benar untuk mendirikan tiang billboard, awak media mencoba mempertanyakan kepada warga sekitar.
Baca Juga:
Seorang pemilik warung kopi yang bersebelahan dengan lokasi galian, memastikan bahwa galian tersebut untuk tiang billboard.
"Mau di pasang tiang bang, papan reklame yang di atas (bangunan yang telah terjual, red). Katanya mau dipindahkan," jawab pemilik warung kopi yang tidak ingin disebutkan namanya.
Saat ditanya kapan galian itu dikerjakan, sumber mengatakan dua hari yang lalu.
"Dua hari yang lalu kalau gak salah dikorek itu," ucap sumber.
Berdasarkan temuan tersebut awak media ini mencoba mengkonfirmasi Kasatpol PP Kota Medan, Rakhmat Adi Syahputra Harahap, namun ternyata beliau juga belum mengetahui perihal kegiatan tersebut.
"Saya belum monitor, terimakasih atas informasinya," jawab kasatpol PP Medan saat di konfirmasi.
Pihak-pihak yang berwenang diharapkan dapat segera merespon temuan pelanggaran ini, karena dapat meresahkan masyarakat. Soalnya papan reklame nantinya akan menjorok ke jalan jika tetap di pasang di galian, dan tentunya agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan masyarakat dan Pemerintah Kota Medan ke depan.(red)
POSMETRO MEDAN, Medan Seluruh anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tercover jaminan sosial. Seiring d
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN Hak Rakyat Pejuang Keadilan Sumatera Utara (GARDA HARAPAN SUMUT) menggelar aksi unjuk rasa dan penyampaian aspirasi di MAPOL
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Deli Serdang Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali meraih predikat Badan Publik Informatif pada Anugerah Keterbukaan
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Deli Serdang Proses penjaringan perangkat Desa Bangun Sari untuk jabatan Kepala Dusun (Kadus) I, Kecamatan Tanjung Moraw
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan ntor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara beserta sejumlah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/K
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Satresnarkoba Polrestabes Medan bersama tim gabungan, Senin (19/10/ 2026) malam menggerebek sarang narkoba di Jermal
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) terus menunjuk
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Sentral Padangsidimpuan mewisuda 55 mahasiswa, Senin (19/10/2023). Sebanyak 38 maha
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D
Sumut 7 jam lalu
POSMETRO MEDANMEDAN Pengasuh pondok pesantren sekaligus aktivis dakwah, Ustaz Zulfan Nababan, mengapresiasi langkah cepat Kapolri Jender
Peristiwa 8 jam lalu