Selangkah Demi Selangkah, Jembatan Rambin Sibong Bong Kian Kokoh di Tangan Brimob Sumut dan Warga
Selangkah Demi Selangkah, Jembatan Rambin Sibong Bong Kian Kokoh di Tangan Brimob Sumut dan Warga.
Peristiwa 13 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan -
Di tengah situasi bencana yang melumpuhkan akses dan memutus jaringan komunikasi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, seorang pria asal Berastagi, Rusman Pardamean Pandiangan, melakukan perjalanan yang nyaris mustahil bagi kebanyakan orang.
Dengan tekad yang tak tergoyahkan, ia nekat berjalan kaki lebih dari 117 kilometer dari KM 32 Tapanuli Utara menuju Sibolga, demi satu tujuan: menemui kedua orangtuanya yang hilang kontak sejak banjir bandang dan longsor melanda kawasan itu.
Tanpa alas kaki, Rusman menapaki jalanan licin yang dipenuhi lumpur, batu, serta material longsor. Di pundaknya, ia memikul karung berisi bahan makanan—bukan sekadar bekal, tapi simbol cinta dan harapan yang ia bawa untuk orang tuanya, meski ia sendiri tidak tahu apakah mereka masih selamat atau tidak.
"Belum ada kabar. Tapi saya tetap jalan. Ini mengirim untuk keluarga," ucapnya lirih kepada Kompas TV.
Rusman awalnya ditemani beberapa kerabat. Namun beratnya medan membuat mereka menyerah dan memilih bertahan di posko. Rusman tetap melanjutkan perjalanan seorang diri, dengan wajah letih namun sorot mata penuh keteguhan.
Sejak bencana terjadi dan komunikasi terputus total, Rusman tak pernah lagi mendengar suara kedua orangtuanya di Sibolga. Berkali-kali ia mencoba menghubungi, berkali-kali pula semuanya gagal. Ketidakpastian itu membuatnya tak mampu hanya berdiam diri. Ia memilih turun langsung menuju lokasi pusat bencana, tempat keluarga dan keponakannya tinggal.
"Di sana, orang tua, keluarga, keponakan, semua di Sibolga. Sampai kini tidak ada kabar sama sekali," ujarnya sambil berjalan tertatih, menembus jalur-jalur rusak yang bahkan kendaraan pun sulit melewatinya.
Bagi Rusman, rasa sakit di kaki dan jalan berlumpur tidak ada apa-apanya dibanding kecemasan seorang anak yang tak mengetahui nasib keluarganya.
"Semoga bisa segera bertemu", tuturnya pelan sebelum kembali bergerak, menyusuri rute yang hancur diterjang bencana.
Selangkah Demi Selangkah, Jembatan Rambin Sibong Bong Kian Kokoh di Tangan Brimob Sumut dan Warga.
Peristiwa 13 menit lalu
Ringkus Kurir Hingga Pemasok Ganja, Sat Narkoba Polres Dairi Komitmen Putus Rantai Narkoba di Sidikalang
Sumut satu jam lalu
Istri Mahathir Mohamad akan dimakamkan secara kenegaraan
Inter-Nasional 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,DELISERDANG Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama pemerintah kabupaten/kota dan Perhimpunan Dokter
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, berdiskusi dengan Wakil Ketua Komisi VI DPRRI Andre
Medan 3 jam lalu
Ribuan Warga Padati Stadion Teladan, Rico Waas Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Medan.
Medan 3 jam lalu
Hadiri Maulid Nabi di Stadion Teladan, Khairul Azmi Tegaskan Semangat Kebersamaan dan Ukhuwah.
Medan 3 jam lalu
Apel Rutin SDABMBK, Gema Halelu Isa Tekankan Disiplin Harus Tercermin Dalam Kinerja.
Medan 3 jam lalu
150 Kg Sabu Diduga Masuk dari Malaysia, Disamarkan dalam Angkutan Galon Air.
Kriminal 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Simalungun Pagi di Simalungun terasa berbeda. Langkah kaki warga berpadu dengan sapaan dan senyum, dalam Jalan Santai Bers
Sumut 8 jam lalu