Wesly Silalahi Hadiri Pedang Pora Penyambutan serta Pelepasan Kapolres
Wali Kota Wesly dan Ketua TP PKK Ny Liswati Hadiri Tradisi Farewell Parade dan Pedang Pora Penyambutan serta Pelepasan Kapolres
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Tapteng- Seorang warga bernama Amri Lubis, warga Dusun III, Desa Pasar Terandam, Kecamatan Barus, mengaku menjadi korban intimidasi, kekerasan, dan pengeroyokan oleh sekelompok orang.
Peristiwa tersebut terjadi Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Dalam kejadian itu, salah satu terduga pelaku disebut-sebut merupakan anak dari Ketua DPRD Tapteng berinisial RAS.
Menurut keterangan korban, insiden bermula saat Amri Lubis bersama sejumlah rekannya sedang duduk santai di rumah seorang temannya berinisial DS. Saat itu, mereka tengah membahas kegiatan gotong royong penanganan bencana banjir yang melanda Kecamatan Barus.
Baca Juga:
Namun secara tiba-tiba, sekelompok orang datang dan langsung melakukan intimidasi secara anarkis terhadap korban. Diduga, tindakan tersebut dipicu oleh komentar Amri di media sosial terkait unggahan mengenai progres perbaikan jalan pascabanjir yang disebut telah mencapai 90 persen oleh Camat Barus.
"Sekelompok orang itu datang dengan nada tinggi dan mempertanyakan maksud komentar saya di media sosial. Mereka menantang dan memarahi saya hingga terjadi adu mulut," ungkap Amri.
Baca Juga:
Dalam situasi tersebut, Amri mengaku tetap menyampaikan pendapatnya. "Saya hanya menyampaikan kebenaran. Kalau ada yang salah, silakan dijelaskan. Demi mengungkap kebenaran, saya rela mempertahankannya," ujarnya.
Tak hanya intimidasi verbal, Amri juga mengaku mengalami kekerasan fisik, berupa cekikan dan pukulan dari beberapa orang dalam kelompok tersebut.
Kasus ini pun menuai kecaman dari masyarakat yang berharap aparat penegak hukum bertindak tegas. Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tapanuli Tengah dan menjalani proses visum sebagai bagian dari penyelidikan.
Amri berharap pemerintah daerah dan aparat kepolisian segera mengambil langkah serius.
"Saya berharap Bupati Tapteng, Bapak Masinton Pasaribu, serta Polres Tapanuli Tengah menindak tegas pelaku intimidasi dan pengeroyokan ini agar kejadian serupa tidak terulang lagi di Tapanuli Tengah," tegasnya. (Gab)
Wali Kota Wesly dan Ketua TP PKK Ny Liswati Hadiri Tradisi Farewell Parade dan Pedang Pora Penyambutan serta Pelepasan Kapolres
Sumut 2 jam lalu
Pasukan Penyelam dan Kopaska melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8.
Inter-Nasional 3 jam lalu
POLSEK PANCUR BATU AMANKAN TERDUGA PELAKU PENCURIAN.
Peristiwa 4 jam lalu
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi Hibah Pemerintah Italia Disambut di Indonesia.
Inter-Nasional 5 jam lalu
Sapa Warga di Medan Deli, Khairul Azmi Serap Aspirasi Infrastruktur Dan Dorong Penanganan Prioritas.
Medan 5 jam lalu
Gotong Royong dan Sapa Warga, Perkimcikataru Perkuat Sinergi Bersama Masyarakat.
Medan 6 jam lalu
Pisah Sambut Kapolres Pematangsiantar, Wali Kota Wesly Sampaikan Banyak yang telah Dikerjakan Bersama.
Sumut 6 jam lalu
Nusron Wahid Dikabarkan Mundur dari Menteri, Kementerian ATR/BPN Klarifikasi.
Inter-Nasional 8 jam lalu
Pemko Medan Perkuat Integritas, OPD Diminta Tuntaskan Pekerjaan dan Benahi Masalah.
Medan 8 jam lalu
Razia Gabungan Skala Besar di Rutan I Medan Libatkan TNI dan Brimob Bersenjata Lengkap.
Sumut 8 jam lalu