Polisi Bekuk Maling Kabel Anti Petir Milik Stasiun Radio Pantai Sibolga
Polisi Bekuk Maling Kabel anti petir milik Stasiun Radio Pantai Sibolga.
Sumut 43 menit lalu
POSMETROMEDAN, Medan — Kasus dugaan penganiayaan terhadap mahasiswi berinisial TMVS (22) yang dilaporkan ke Polrestabes Medan kini mengerucut pada peran masing-masing pihak. Keluarga korban menegaskan bahwa Doharni Monica Siburian diduga sebagai pelaku utama penganiayaan, sementara unsur berencana dalam kasus ini diduga atas nama JS yang disebut mengundang para pelaku ke lokasi kejadian.
Orang tua korban mengatakan, penganiayaan yang dialami anaknya dilakukan langsung oleh Doharni Monica Siburian. Namun, peristiwa tersebut dinilai tidak berdiri sendiri, karena didahului oleh adanya ajakan berkumpul di rumah tempat kejadian perkara.
"Yang melakukan penganiayaan secara langsung itu Doharni. Tapi kenapa kami bilang berencana, karena ada pihak lain yang mengundang dan mengumpulkan orang-orang di rumah itu," ujar orang tua korban kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).
Baca Juga:
Menurut keluarga korban, pihak yang dimaksud adalah James Siagian, yang diduga berperan sebagai pihak yang menginisiasi pertemuan di lokasi kejadian. Dugaan tersebut, kata orang tua korban, didukung bukti percakapan digital (chat) yang menunjukkan adanya ajakan untuk berkumpul sebelum peristiwa penganiayaan terjadi.
"Kami punya bukti chat yang menyebut bahwa James yang mengundang mereka untuk datang ke rumah itu. Itu yang membuat kami yakin kejadian ini tidak spontan," tegasnya.
Berdasarkan keterangan korban dan orang tua korban yang berada di lokasi kejadian, sedikitnya tiga orang diduga terlibat dalam aksi kekerasan, sementara sekitar tujuh orang berada di dalam rumah saat peristiwa berlangsung.
Korban TMVS menuturkan, situasi berubah secara tiba-tiba dan berujung pada kekerasan fisik. Ia mengaku mengalami luka dan trauma akibat kejadian tersebut.
"Saya tidak menyangka akan terjadi pemukulan. Saat itu Doharni melakukan kekerasan, dan saya mencoba melindungi ibu saya, tapi ikut terkena," kata TMVS.
Korban berharap penyidik memproses perkara ini secara menyeluruh, baik terhadap pelaku yang melakukan kekerasan secara langsung maupun pihak yang diduga berperan dalam merancang pertemuan tersebut.
"Saya hanya ingin keadilan. Semua yang terlibat, baik yang memukul maupun yang mengatur, diproses sesuai hukum," ujarnya.
Polisi Bekuk Maling Kabel anti petir milik Stasiun Radio Pantai Sibolga.
Sumut 43 menit lalu
Samosir Sukses Jadi Tuan Rumah Toba Caldera Culture Festival 2026, Bupati Vandiko Dorong Budaya Batak ke Dunia.
Global 2 jam lalu
Polres Tapanuli Tengah Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Toko Sepatu di Pandan.
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menegaskan komitmennya dalam memberantas berbagai tindak kejahatan 3
Sumut 3 jam lalu
Perkuat Sinergitas TNIPolri, Kapolrestabes Medan Silaturahmi Hangat ke Kodim 0201/Medan.
Medan 3 jam lalu
Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus Residivis Pengedar Narkoba7 Paket Sabu Disita
Peristiwa 3 jam lalu
Tinjau Drainase Sei Asahan, Rico Waas Dorong Percepatan Penanganan Genangan.
Sumut 3 jam lalu
Ganja 10 Kilogram Gagal Edar di Padangsidimpuan, Seorang Terduga Pelaku Diamankan.
Sumut 4 jam lalu
Skandal Moral Bongkar Jabatan! Terbukti Plesiran Mesra, Ketua Bawaslu Labuhanbatu Wahyudi Resmi Dicopot DKPP RI.
Peristiwa 4 jam lalu
Polres Humbahas Gerebek Judi Tembak Ikan di Desa Hutajulu, Tiga Pelaku Diamankan.
Sumut 5 jam lalu