Senin, 30 Maret 2026

Puluhan ABG Bersenjata Sisir Permukiman Warga di Paya Pasir Marelan

Faliruddin Lubis - Kamis, 29 Januari 2026 11:30 WIB
Puluhan ABG Bersenjata Sisir Permukiman Warga di Paya Pasir Marelan
IST
Rekaman CCTV yang dilihat warga, kelompok ABG tersebut tampak menyisir rumah-rumah yang diduga menjadi target lawan mereka.

POSMETRO MEDAN,Medan – Situasi keamanan di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, kian mencekam. Puluhan anak baru gede (ABG) yang tidak diketahui asal-usulnya diduga kerap terlibat aksi tawuran dengan membawa berbagai senjata berbahaya.

Kelompok remaja tersebut terlihat membawa senjata tajam berukuran panjang, senapan angin, busur panah, hingga ketapel. Mereka berkonvoi menggunakan sepeda motor dan menyisir sejumlah lingkungan permukiman warga, bahkan masuk ke gang-gang sempit yang dianggap sebagai wilayah lawan.

Di Lingkungan 04 Gang Kambing, aksi tawuran disebut hampir terjadi setiap minggu. Bentrokan biasanya berlangsung pada malam hari hingga menjelang Subuh, saat sebagian besar warga sedang terlelap tidur.

Baca Juga:

Ironisnya, sejumlah warga mengaku terpaksa mengurungkan niat berangkat ke masjid untuk melaksanakan salat Subuh karena takut melihat kelompok remaja tersebut melintas sambil menenteng senjata.

"Warga sampai balik kanan karena melihat mereka konvoi membawa senjata panjang sambil menyisir lorong-lorong," ungkap seorang warga setempat.

Baca Juga:

Meski patroli dari Polsek Medan Labuhan disebut kerap melintas di kawasan tersebut, aksi tawuran bersenjata masih terus berulang. Penyebab pastinya belum diketahui, namun beredar kabar bentrokan dipicu oleh saling ejek antar kelompok remaja.

Aksi serupa juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah lain, seperti Lingkungan 01 Paluh Nibung, Lingkungan 03 Gang Pinang, Lingkungan 05 dan 09 Gang Pringgan, yang masih berada di wilayah Kelurahan Paya Pasir.

Berdasarkan rekaman CCTV yang dilihat warga, kelompok ABG tersebut tampak menyisir rumah-rumah yang diduga menjadi target lawan mereka. Informasi yang diterima awak media menyebutkan, kelompok yang terlibat tawuran juga diduga memanggil rekan-rekannya dari luar wilayah Paya Pasir.

Keresahan warga semakin memuncak. Mereka mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera bertindak tegas. Namun, kekecewaan juga diarahkan kepada pihak kelurahan.

Warga menilai Lurah Paya Pasir kurang peduli, meski masyarakat telah berupaya mengajukan pelaksanaan rembuk kampung guna mencari solusi bersama atas maraknya tawuran bersenjata tersebut.

Ketua BKM Masjid Ar-Ridha, H. Suheri Yatim, menyampaikan bahwa kondisi ini sudah sangat meresahkan masyarakat.

"Alhamdulillah, kejadian ini sudah diviralkan. Sangat meresahkan masyarakat umum. Perlu segera diadakan pertemuan antar warga Paya Pasir untuk membahas langkah konkret sebelum memakan korban jiwa," ujarnya.

Senada, tokoh masyarakat lainnya mengajak seluruh unsur pemerintahan dan keamanan untuk duduk bersama mencari solusi.

"Mari kita duduk bersama Ibu Lurah, Bapak Camat Medan Marelan, pihak Kepolisian, dan Babinsa untuk mengambil langkah nyata meredam aksi begal dan tawuran anak-anak muda ini," katanya.

Ia menegaskan, kelompok remaja yang terus membuat onar harus segera ditindak tegas karena telah mengganggu ketenteraman warga serta mengancam keselamatan jamaah yang hendak beribadah.

Keresahan warga semakin bertambah setelah pada Selasa Subuh, 27 Januari 2026, ditemukan pecahan botol minuman beralkohol berserakan di halaman Masjid Ar-Ridha serta di jembatan Parit Karmila.

Tokoh masyarakat, Dr. Mohd. Irsyad (US), menegaskan bahwa kesabaran warga sudah berada di titik batas.

"Kami berharap tiga pilar segera menangkap para pelaku. Masyarakat sudah tidak tahan. Jika tidak segera ditindak, dikhawatirkan akan terjadi hal seperti di Belawan—bisa terjadi pembakaran, bahkan warga menjadi korban pembacokan," tegasnya. (WartaPoldasu)

Tags
beritaTerkait
Remaja 17 Tahun Tewas Diduga Jadi Korban Tawuran
Remaja Hanyut di Sungai Silau Asahan Saat Berenang
Tersangka Pelaku Sempat Bakar Bajunya Untuk Hilangkan Jejak
Warga Demo Polres Pelabuhan Belawan, Tuntut Pelaku dan Bandar Narkoba Ditangkap
Ternyata! Korban Tewas Dihantam Pelaku Tawuran Hendak Antar Jamaah Umroh
Kelurahan Tanah Enam Ratus Juara Umum Ajang MTQN ke 59 Kecamatan Medan Marelan, Ini Pesan Camat Zulkifli Pulungan
komentar
beritaTerbaru