POSMETRO MEDAN– Genderang perang terhadap narkoba di Kota Medan makin kencang bertalu. Gak pakai gigi mundur, Polrestabes Medan di bawah komando Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., benar-benar menunjukkan taringnya.
Dalam kurun waktu 100 hari kerja ini sukses menggulung jaringan narkoba kelas kakap, mulai dari lintas nasional sampai internasional. Hasilnya Barang bukti yang diamankan bikin geleng-geleng kepala.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn menegaskan, langkah tegas ini bukan tanpa alasan.Setidaknya ada empat poin krusial yang jadi pemicu polisi mengamuk di lapangan.
Baca Juga:
Empat poin krusial itu seperti banyaknya pengaduan masyarakat. Berita viral di media online dan medsos. Lokasi transaksi narkoba terbukti menjadi pintu masuk tindak pidana lain, dan adanya oknum masyarakat yang berani melawan, menyekap, hingga membakar fasilitas umum demi melepaskan tersangka dan merampas barang bukti.
Baca Juga:

"Ini sangat ironis. Narkoba ini memicu kejahatan lain seperti pencurian dan kejahatan jalanan. Bahkan ada yang berani melawan petugas saat penindakan," tegas Kombes Jean Calvijn saat konferensi pers di Aula Patriatama, didampingi Walikota Medan, Rico Waas, Sabtu (21/2/2026).
Data yang dipaparkan gak main-main. Selama 100 hari, jajaran Polrestabes Medan berhasil mengungkap 526 kasus dengan total 718 tersangka.
Tags
beritaTerkait
komentar