Sabtu, 21 Februari 2026

Gak Ada Ampun 100 Hari Kerja Kombes Jean Calvijn, Sikat Ratusan Bandar dan Sita 156 Kg Sabu

Jafar Sidik - Sabtu, 21 Februari 2026 18:39 WIB
Gak Ada Ampun 100 Hari Kerja Kombes Jean Calvijn, Sikat Ratusan Bandar dan Sita 156 Kg Sabu
(Dam)
Kombes Jean Calvijn saat konferensi pers di Aula Patriatama, didampingi Walikota Medan, Rico Waas, Sabtu (21/2/2026).

POSMETRO MEDAN– Genderang perang terhadap narkoba di Kota Medan makin kencang bertalu. Gak pakai gigi mundur, Polrestabes Medan di bawah komando Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., benar-benar menunjukkan taringnya.

Dalam kurun waktu 100 hari kerja ini sukses menggulung jaringan narkoba kelas kakap, mulai dari lintas nasional sampai internasional. Hasilnya Barang bukti yang diamankan bikin geleng-geleng kepala.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn menegaskan, langkah tegas ini bukan tanpa alasan.Setidaknya ada empat poin krusial yang jadi pemicu polisi mengamuk di lapangan.

Baca Juga:

Empat poin krusial itu seperti banyaknya pengaduan masyarakat. Berita viral di media online dan medsos. Lokasi transaksi narkoba terbukti menjadi pintu masuk tindak pidana lain, dan adanya oknum masyarakat yang berani melawan, menyekap, hingga membakar fasilitas umum demi melepaskan tersangka dan merampas barang bukti.

Baca Juga:

"Ini sangat ironis. Narkoba ini memicu kejahatan lain seperti pencurian dan kejahatan jalanan. Bahkan ada yang berani melawan petugas saat penindakan," tegas Kombes Jean Calvijn saat konferensi pers di Aula Patriatama, didampingi Walikota Medan, Rico Waas, Sabtu (21/2/2026).

Data yang dipaparkan gak main-main. Selama 100 hari, jajaran Polrestabes Medan berhasil mengungkap 526 kasus dengan total 718 tersangka.

" untuk narkoba jenis sabu, setidaknya ada 156 kg. Untuk ganja ada 3 kg, ektasi ada 60.000 butir. Happy Five setidaknya ada 400 butir," ucap Jean Calvijn

Yang paling mengejutkan adalah tren baru peredaran narkoba lewat Vaping Liquid. Polrestabes Medan berhasil mengamankan lebih dari 300 cartridge liquid siap hisap dengan kandungan kimia yang mengerikan.

"Merek Batman, LV, dan X-Men mengandung zat berbahaya etomide.

merek yakuza campuran etomide dan MDMA.Merek X paling parah campuran maut antara ada etomide, MDMA, Ketamin, hingga unsur narkotika jenis baru bernama kokain, ini yang sedang marak terjadi dan team berhasil mengkupnya," kata Jean Calvijn

Sementara, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polrestabes Medan atas keberhasilan mengungkap jaringan peredaran narkotika skala besar di wilayah hukum Kota Medan.

Rico menilai, kerja keras kepolisian dalam menangkap para pelaku bukan sekadar penegakan hukum, melainkan langkah nyata dalam menjaga stabilitas keamanan kota. Menurutnya, keberhasilan pengungkapan berbagai jenis narkoba mulai dari sabu hingga ekstasi akan berdampak langsung pada menurunnya tingkat kriminalitas di jalanan.

Dalam tinjauannya, Rico memberikan perhatian khusus pada temuan barang bukti berupa pot vaping liquid (cairan vape) yang mengandung zat terlarang. Ia mengaku sangat khawatir dengan modus ini karena bentuknya yang sangat umum dan sulit dibedakan oleh mata awam.

"Ini menjadi atensi pribadi saya. Vape ini beredar secara terbuka. Anak-anak SMP, SMA, hingga mahasiswa bisa saja terkecoh atau terjebak. Kalau sabu mungkin butuh alat khusus, tapi kalau liquid ini bisa dikonsumsi di mana saja tanpa mengundang kecurigaan. Ini sangat berbahaya bagi masa depan anak bangsa," tegas Rico dengan raut wajah serius.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Pemko Medan ini memuji sikap proaktif Kapolrestabes Medan dan jajaran yang tidak menunggu bola. Keberhasilan pengungkapan yang terjadi secara berkala termasuk pemusnahan 50-60 kg narkoba beberapa waktu lalu adalah bukti bahwa kepolisian bergerak cepat merespons laporan masyarakat dan informasi dari media online.

"Kalau Polres pasif, barang-barang haram ini pasti sudah beredar luas. Ini bisa terungkap karena Polres reaktif terhadap laporan sekitar. Kami dari Pemerintah Kota Medan siap berkoordinasi penuh melalui tingkat kewilayahan Kecamatan dan Kelurahan untuk menyambungkan informasi warga ke pihak Kepolisian," tambahnya.

Menutup pernyataannya, Rico Waas juga menyinggung soal pengawasan tempat hiburan malam yang sering menjadi titik rawan peredaran. Ia menegaskan bahwa Pemko Medan siap mendukung langkah tegas Kapolrestabes dalam menindak lokasi-lokasi yang terbukti menjadi sarang peredaran narkoba.

"Kerja ini harus detail dan komprehensif. Kami terus bersiap membantu Polrestabes Medan demi memastikan kota ini aman dan generasi muda kita terlindungi dari jerat narkoba," pungkasnya

Tags
beritaTerkait
Kombes Jean Calvijn Petakan Wilayah, Tiga Polsek Jadi Sorotan Utama
Pemilik Pondok Tahfidz di Sei Mencirim Gasak Santriwati, Modusnya Nonton Film Dewasa
IRT Laporkan Dugaan Kekerasan Terhadap Anak ke Polrestabes Medan
Polrestabes Medan Ratakan Barak Narkoba dan Perjudian di Sibolangit
Sinergi di Balik Hujan, Walikota dan Kapolrestabes Komitmen Jaga Kekondusifan Ramadhan
Kapolrestabes Medan Rombak Jabatan Kanit hingga Wakapolsek, Ini Daftar Lengkapnya
komentar
beritaTerbaru