Pendaftaran Terakhir 20 Juni, Kuota Bus Terbatas
POSMETRO MEDAN, Medan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik mengajak seluruh anggota PWI kabupaten/
Medan 23 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jatim - Memiliki tanah bukan sekadar soal kepastian hukum, tetapi juga tentang harapan akan kehidupan yang lebih layak. Dengan kepemilikan tanah yang jelas, petani perempuan di Desa Soso kini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, termasuk membiayai pendidikan anak-anak mereka.
Patma (55), petani perempuan asal Desa Soso, Kabupaten Blitar, menilik kisah yang terjadi di desanya. Sejak 2012, Desa Soso menjadi lokasi konflik tanah berkepanjangan antara masyarakat dengan perusahaan yang beroperasi di wilayah desa. Saat memperjuangkan lahan tempatnya berkebun, Patma bahkan pernah mengalami penghadangan oleh pihak keamanan perusahaan.
Baca Juga:
"Dulu kalau mau nanam itu takut. Tapi kalau tidak nanam, gimana kita butuh makan," ucap Patma, saat ditemui di Desa Soso.
Pada 2022 melalui program Reforma Agraria yang diusung Kementerian ATR/BPN, lahan yang semula tidak memiliki kepastian hukum, akhirnya menjadi milik Patma sendiri. Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar menerbitkan sertipikat hasil redistribusi tanah seluas 83,85 hektare untuk Patma dan 527 keluarga penerima Sertipikat Hak Milik lainnya di Desa Soso.
Baca Juga:
"Sekarang, setelah Reforma Agraria kan sudah diredistribusi tanahnya, ya pasti lebih aman, lebih tenang," terang Patma.
Kini, dengan sertipikat tanah di tangan, masyarakat merasa lebih tenang dan percaya diri dalam mengelola kebunnya. Hal ini juga dirasakan petani perempuan lainnya, Indra (32). Ia menyebut, kepastian hukum atas tanah membuat mereka lebih leluasa menentukan jenis tanaman serta merencanakan masa depan keluarga.
"Apalagi sertipikat sudah atas nama sendiri. Jadi kan kita merasa bangga, lebih percaya diri," tutur Indra.
Perubahan signifikan juga terlihat dari sisi ekonomi. Warga jadi bisa memanfaatkan lahan secara optimal, salah satunya dengan menanam jagung. Melalui kerja sama dengan PT Syngenta Indonesia, petani mendapatkan bantuan bibit, pendampingan, hingga akses pasar dengan harga jual yang lebih baik, yakni sekitar Rp8.500 hingga Rp9.000 per kilogram.
Hasil kebun pun meningkat. Dari lahan sekitar 1.500 meter persegi, petani mampu menghasilkan hingga 1 ton jagung dengan nilai mencapai sekitar Rp9 juta. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya, di mana jagung lokal hanya menghasilkan sekitar Rp4 hingga Rp5 juta. "Kalau hasilnya meningkat sudah pasti bahagia, senang," pungkas Indra.
POSMETRO MEDAN, Medan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik mengajak seluruh anggota PWI kabupaten/
Medan 23 menit lalu
POSMETRO MEDAN Labuhanbatu Proses perekrutan Pegawai Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di lingkungan PTPN IV Meranti Paham (MEP) menu
Sumut 47 menit lalu
MEDAN, POSMETRO MEDAN Tangis dan jeritan seorang ibu pecah di halaman Kantor Gubernur Sumatera Utara. Bersama suaminya, perempuan itu ber
Peristiwa 54 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan membuka pelayanan administrasi kependudukan di Gedung
Medan satu jam lalu
Momentum Trail of The Kings by UTMB 2026 diikuti 1.015 pelari dari 34 negara digelar di.Kabupaten Samosir.
Sport 2 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Bayangbayang banjir yang berulang di Kota Medan dalam dua tahun terakhir menjadi pengingat kuat bahwa menjaga lingk
Medan 4 jam lalu
Bobby Nasution, Gubernur Sumut menegur seorang sopir angkot yang ugalugalan di jalan raya karena bisa membahayakan pengguna jalan lainnya.
Lifestyle 4 jam lalu
Sony Sonjaya mau menadi justice collaborator dan mengaku siap membongkar semua borok yang terjadi di proyek MBG.
Inter-Nasional 5 jam lalu
20 unit rumah rusak parah akibat dihantam cuaca ekstrem di Sumut persisnya di 2 kabupaten kota.
Sumut 6 jam lalu
Menkeu Purbaya berencana terbang ke China dan Inggris pertengahan bulan ini untuk mempromosikan penerbitan surat utang global.
Bisnis 7 jam lalu