SMAN 21 Medan, Lengkapi Fasilitas Siswa Guna Ciptakan Siswa Berprestasi
POSMETRO MEDAN, Medan Kinerja Kepala Sekolah SMA Negeri 21 Medan yang beralamat di Jalan Keramat Ujung Selambo, Kecamatan Medan Tembung/Me
Medan 37 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu – Pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Labuhanbatu merilis data terbaru terkait kebakaran hebat yang menghanguskan pemukiman di Lingkungan Bakti Lama, Kelurahan Binaraga, Kecamatan Rantau Utara, pada Selasa (28/4) petang.
Insiden tersebut tercatat berdampak pada 10 unit bangunan dengan total kerugian material ditaksir mencapai Rp900.000.000.
Kasi Pengawasan dan Pencegahan Damkar Labuhanbatu, Iwan Syahputra Lubis, mengonfirmasi bahwa dari total sepuluh bangunan yang terdampak, tujuh di antaranya mengalami kerusakan berat sementara tiga lainnya rusak ringan.
Baca Juga:
"Dari sepuluh rumah, tiga rusak ringan," ujar Iwan Syahputra saat dikonfirmasi pada Rabu (29/4).
Berdasarkan data resmi, tujuh warga yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan berat adalah rumah milik Erlina (60), Ibu Rumah Tangga, Ramadan (35), Wiraswasta, Jinggo Sitorus (58), Tukang Jahit, Gres (45), Pedagang, Rosmawar (60), Ibu Rumah Tangga dan Hasanuddin (70) juga Marusaha Sitorus (55), Wiraswasta.
Baca Juga:
Sedangkan tiga bangunan yang dikategorikan rusak ringan meliputi rumah milik Nur (60), kediaman Rittar Gultom (58) (Security Telkom), serta tempat usaha Penjahit SAS.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Namun, keterangan sementara dari warga di lokasi kejadian menduga api dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tragis ini.
Di sisi lain, proses pemadaman pada Selasa petang sempat diwarnai ketegangan hebat. Warga yang tersulut emosi melakukan aksi anarkis terhadap dua unit armada Damkar milik Pemkab Labuhanbatu.
Kemarahan massa dipicu oleh kendala teknis pada armada yang tiba di lokasi namun gagal menyemprotkan air secara maksimal.
"Warga sudah panik karena api besar, tapi pas mobil sampai malah tidak bisa keluar air. Itulah yang memicu emosi spontan masyarakat," ungkap Fadil, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.
Akibat amuk massa tersebut, sejumlah personel Damkar dilaporkan harus menyelamatkan diri, sementara armada pemadam mengalami kerusakan fisik berupa kaca pecah akibat lemparan batu.
Pihak Dinas Damkar maupun kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait kerusakan teknis alat maupun tindak lanjut atas aksi perusakan tersebut. (HBB)
POSMETRO MEDAN, Medan Kinerja Kepala Sekolah SMA Negeri 21 Medan yang beralamat di Jalan Keramat Ujung Selambo, Kecamatan Medan Tembung/Me
Medan 37 menit lalu
Pulihkan Konektivitas Pascabencana, HKI Rampungkan Penanganan Jalur Lembah Anai dan Malalak.
Inter-Nasional satu jam lalu
Polda Sumut menjelaskan kronologi kematian LRN di kamar mandi rumah di Kompleks Bumi Asri pada Minggu (2/8/2026) sore.
Peristiwa 2 jam lalu
Keluarga Hingga Rekan Hadiri Pemakaman Jenazah Diding Boneng.
Peristiwa 2 jam lalu
SuamiAnak di TKP saat Istri Oknum Polisi Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi
Peristiwa 3 jam lalu
Dari Sarulla untuk Indonesia Wamen ESDM Tinjau Potensi Tulang Punggung Energi Sumatera.
Sumut 3 jam lalu
Pohon Hampir Tumbang di Jalan Denai Medan, Warga Minta Petugas Segera Turun Tangan.
Peristiwa 3 jam lalu
Kapolres Simalungun turun langsung melihat kondisi Banjir Pasar Bawah dan memastikan bansos maupun dapur umum segera didirikan.
Sumut 4 jam lalu
Seorang bayi berusia 3 bulan di Sidoarjo terpaksa harus ikut mendekam di penjara bersama ibunya.
Peristiwa 4 jam lalu
Perkuat Pencegahan TPPO, Kantor Imigrasi Labuan Bajo Hibahkan Motor Operasional ke Lima Desa di Manggarai.
Inter-Nasional 4 jam lalu