Polres Binjai Tangkap Pelaku Pencurian Mesin Air dan Sepeda BMX
Polres Binjai Tangkap Pelaku Pencurian Mesin Air dan Sepeda BMX di Binjai Timur.
Kriminal 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan– Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, muncul fenomena mencolok yang menuai kontroversi di sejumlah daerah, pengibaran bendera bajak laut One Piece, sebuah simbol fiksi dari budaya populer Jepang.
Aksi ini dinilai sejumlah pihak sebagai bentuk penghinaan terhadap kedaulatan negara dan simbol-simbol nasional.
Bendera berlambang tengkorak berikat kepala jerami itu, yang identik dengan kelompok bajak laut dalam serial anime One Piece, terlihat dikibarkan di beberapa titik, bahkan berdampingan dengan Sang Saka Merah Putih. Aksi ini sontak memicu kecaman dari tokoh-tokoh nasionalis dan pengamat budaya.
Baca Juga:
"Ini bukan sekadar budaya populer. Ketika bendera bajak laut asing dikibarkan di momen sakral kemerdekaan, itu sudah melampaui batas. Ini adalah bentuk provokasi dan berpotensi memecah belah nasionalisme generasi muda," ujar pemerhati ideologi kebangsaan, Ir. Pratama Sudirman.
Lebih lanjut, ia menilai fenomena ini sebagai gejala lunturnya semangat kebangsaan akibat serbuan budaya asing yang tidak disaring secara bijak.
Baca Juga:
"Kalau dibiarkan, bisa-bisa anak muda lebih bangga jadi bajak laut fiksi daripada pewaris semangat juang para pahlawan kemerdekaan," tambahnya tegas.
Aparat keamanan dan pemerintah daerah pun didesak untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku pengibaran simbol non-nasional di momentum kenegaraan.
Menurut Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, pengibaran selain bendera negara dalam konteks seremonial kenegaraan dapat dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap nilai kebangsaan.
Sementara itu, di media sosial, perdebatan sengit antara pendukung aksi tersebut dan masyarakat yang mengecam terus berlangsung. Sebagian menyebut aksi itu sekadar ekspresi hiburan atau kreatifitas anak muda, namun tak sedikit yang melihatnya sebagai bentuk kemunduran nasionalisme.
Perlu ditegaskan kembali, Hari Kemerdekaan bukan sekadar panggung ekspresi budaya pop, tetapi momentum sakral untuk mengenang perjuangan dan meneguhkan identitas bangsa.
Polres Binjai Tangkap Pelaku Pencurian Mesin Air dan Sepeda BMX di Binjai Timur.
Kriminal 9 menit lalu
Lewat Komin TV, Diskominfo Medan Raih Peringkat Kedua Perangkat Daerah Terinovatif IGA 2025
Medan 20 menit lalu
Hadiri Meugang Puasa Di Masjid Raya Kedatukan Sunggal, Rico WaasBangsa Kuat Adalah Bangsa yang Menjaga Budaya.
Medan 32 menit lalu
POSMETROMEDAN, Medan Polisi menangguhkan penahanan Persadaan Putra, tersangka kasus penganiayaan secara bersamasama terhadap dua orang kor
Kriminal 54 menit lalu
Cuti Bersama Imlek 2026 Bakal Ada Long Weekend 4 Hari BerturutTurut, Catat Tanggalnya!
Inter-Nasional satu jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Polrestabes Medan sukses membongkar jaringan besar penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dalam operasi i
Kriminal satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) wilayah Sumatera Utara menggelar kegiatan kegamaan dengan tajuk Pengajian Silatur
Medan satu jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Polrestabes Medan berhasil membongkar jaringan besar penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dalam operasi
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Memasuki hari ke11 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, Polda Sumut menca
Medan 5 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Memasuki bulan suci Ramadhan, sering mengalami masalah soal bau mulut.Sebenarnya bau mulut saat puasa merupakan kondi
Lifestyle 5 jam lalu