Rabu, 11 Februari 2026
Bukan Liburan Biasa

164 Pelajar Malaysia ‘Digembleng’ di DPRD Sumut, Belajar Politik Berhati Rakyat

Evi Tanjung - Kamis, 29 Januari 2026 20:26 WIB
164 Pelajar Malaysia ‘Digembleng’ di DPRD Sumut, Belajar Politik Berhati Rakyat
Erni
Pelajar Malaysia belajar politik di DPRD Sumut

Pelajaran tentang Kekuasaan

Guru pembimbing dari Kelantan, Rushaida Mohammad, menilai sesi di DPRD Sumut sebagai momen paling bermakna dalam perjalanan mereka.

Baca Juga:

"Yang paling penting adalah membekali diri dengan kekuatan nilai. Kalau kekuasaan tidak diisi dengan kebaikan, maka akan diisi oleh yang lain," katanya.

Kalimat itu menggema seperti peringatan lembut bahwa kepemimpinan tanpa moral hanyalah kehampaan.

Baca Juga:

Diplomasi yang Tumbuh dari Pendidikan

Kunjungan ini bukan sekadar kegiatan edukatif, tetapi juga menjadi bentuk diplomasi rakyat antara Indonesia dan Malaysia. Di ruang yang biasanya menjadi arena perdebatan politik lokal, hari itu lahir percakapan lintas negara tentang masa depan kepemimpinan Asia Tenggara.

Indonesia, melalui institusinya, menunjukkan wajahnya sebagai bangsa yang terbuka berbagi pengalaman demokrasi, nilai sosial, dan tradisi gotong royong kepada generasi muda negeri jiran.

Di akhir sesi, para pelajar berfoto di kursi-kursi wakil rakyat Sumatera Utara. Wajah mereka menyimpan mimpi.

Mungkin kelak mereka akan menjadi pemimpin di Malaysia. Dan ketika hari itu tiba, ada sepotong pelajaran dari Medan yang akan mereka ingat,

Bahwa Indonesia pernah menjadi tempat mereka belajar tentang arti kepemimpinan yang berpihak pada rakyat.(erni)

Tags
beritaTerkait
Banjir Kembali Rendam Sejumlah Wilayah di Tapanuli Tengah, BPBD Siagakan GOR Pandan untuk Evakuasi
Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus
Abaikan Standar K3, Pembongkaran Reklame oleh Satpol PP Medan Menuai Kecaman Keras
Viral! Biawak Terjepit di Sok Breker dan Roda Depan Sepeda Motor Emak-emak di Binjai
Wujud Nyata Saling Tolong-menolong dalam Kebaikan dan Ketaqwaan
2 Kajari di Sumut Dicopot Usai Diperiksa Kejagung, Diduga Terkait Pengutipan Uang ke Kades
komentar
beritaTerbaru