POSMETRO MEDAN- Mayor Jenderal TNI (Purn.) Yosua Pandit Sembiring merupakan salah satu perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang dikenal atas dedikasi dan pengabdiannya selama lebih dari tiga dekade.
Lahir di Karo, Sumatera Utara, 7 Desember 1961, dia mengabdikan hidupnya untuk menjaga kedaulatan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) melalui berbagai penugasan strategis di lingkungan TNI AD.
Yosua Pandit Sembiring merupakan jebolan Akademi Militer (Akmil) tahun 1986 dari kecabangan Infanteri.
Baca Juga:
Sejak dilantik sebagai perwira TNI AD, ia meniti karier secara bertahap melalui berbagai jabatan komando dan staf yang semakin mengasah kemampuan kepemimpinan serta profesionalismenya.
Baca Juga:
Sepanjang karier militernya, dia terlibat dalam sejumlah operasi penting, di antaranya Operasi Seroja di Timor Timur, penugasan dalam operasi penanganan konflik di Aceh, serta berbagai tugas dalam Konflik Papua.
Pengalaman ini menjadikannya salah satu perwira yang memiliki pemahaman luas mengenai operasi teritorial maupun operasi militer.
Puncak kariernya diraih ketika dipercaya menjabat sebagai Panglima Kodam XVII/Cenderawasih pada 24 September 2018.
Dalam jabatan itu, Yosua memimpin Kodam XVII/Cenderawasih hingga 14 Agustus 2019, menggantikan Mayjen TNI George Elnadus Supit dan kemudian menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Mayjen TNI Herman Asaribab.
Tags
beritaTerkait
komentar