Minggu, 17 Mei 2026

Mantan Kapolda Anton Bachrul Alam Pilih Hijrah, Berawal Dari Penyelidikan Kasus Teroris

Faliruddin Lubis - Minggu, 17 Mei 2026 20:17 WIB
Mantan Kapolda Anton Bachrul Alam Pilih Hijrah, Berawal Dari Penyelidikan Kasus Teroris
TikTok
Komjen Pol. (Purn.) Anton Bachrul Alam.

POSMETRO MEDAN, Jakarta-Penampilan terkini Komjen Pol. (Purn.) Anton Bachrul Alam, mantan Kapolda Jawa Timur dan mantan Wakapolri, kembali menjadi perbincangan hangat (viral) di media sosial.

Setelah pensiun, jenderal bintang tiga ini memilih jalan hijrah dan aktif menjadi pendakwah bersama Jamaah Tabligh.

Berikut adalah rangkuman penampilan dan perjalanan hijrah Anton:

Baca Juga:

1. Penampilan Terkini yang Bersahaja

Transformasi fisik Anton Bachrul Alam sangat drastis dibandingkan saat masih aktif mengenakan seragam Polri:Busana Muslim Sunnah: Ia kini rutin mengenakan gamis atau jubah panjang serta sorban atau peci putih.

Baca Juga:

Memelihara Jenggot: Ciri khas utamanya saat ini adalah memelihara jenggot panjang berwarna putih.

Gaya Hidup Sederhana: Banyak netizen memuji kerendahhatiannya yang kini lebih sering terlihat di masjid-masjid dan berbaur dengan warga sipil tanpa pengawalan khusus.

2. Kisah Hijrah dari "Penyelidikan"

Menariknya, titik balik hijrah Anton bermula dari kecurigaannya terhadap Jamaah Tabligh saat ia masih menjabat:

Kecurigaan Terorisme: Awalnya, ia mengira kelompok ini berafiliasi dengan teroris karena gaya berpakaian mereka yang khas.

Misi Infiltrasi: Ia memerintahkan anak buahnya untuk menyelidiki kelompok tersebut dengan mengikuti kegiatan i'tikaf selama 3 hari.

Bukannya menemukan bukti kejahatan, para anak buahnya justru berubah menjadi lebih rajin beribadah.

Mencari Tahu Sendiri: Karena penasaran, Anton akhirnya terjun langsung mengikuti kegiatan di masjid Kebon Jeruk. Setelah merasakan ketenangan spiritual, ia memutuskan untuk mulai berhijrah.

3. Aktivitas Saat Ini

Sejak pensiun pada tahun 2014, ia mendedikasikan hidupnya untuk dakwah:Khuruj (Dakwah Keliling): Ia aktif berpindah dari masjid ke masjid di berbagai wilayah Indonesia untuk mengajak masyarakat memakmurkan masjid.

Tausiyah Keagamaan: Beliau sering memberikan nasihat keislaman baik di lingkungan kepolisian maupun di komunitas-komunitas pengajian.

Sosoknya dikenal sebagai "pejuang jilbab" karena saat masih aktif menjabat sebagai Kapolda Jatim, ia sudah mulai menerapkan nilai-nilai religius seperti mewajibkan shalat berjamaah bagi anggota dan mengimbau penggunaan jilbab bagi Polwan. (TikTok)

Tags
beritaTerkait
Irjen Whisnu, Sang Kapolda Pembangun
Dalam 72 Jam, Polda Sumut Gempur Sarang Narkoba: 134 Kasus Terbongkar, 26 Barak Dimusnahkan
Ketua PWI Sumut Apresiasi dan Bangga Atas Prestasi Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK MH
Bobol Mess Polda Aceh, Dua Pria Ini Gol di Polsek Medan Kota,  Dua Rekannya DPO
Mutasi Besar-besaran 108 Perwira Polri, 9 Kapolda Bergeser
Kajati Sumut Sambangi Kapoldasu, Perkuat Sinergi Hukum
komentar
beritaTerbaru