Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku Penusukan yang Bikin Korban MD
Polres Sibolga menangkap terduga pelaku penusukan yang menyebabkan seorang warga berinisial SL (32) meninggal dunia.
Peristiwa satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Los Angeles - Timnas Iran akan memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Timnas Selandia Baru pada partai pertama Grup G. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Los Angeles Stadium, Los Angeles, pada Selasa (16/6/2026) pagi WIB.
Bagi Iran, edisi kali ini menjadi penampilan ketujuh di putaran final Piala Dunia. Sementara itu, Selandia Baru kembali bermain setelah absen dalam tiga turnamen beruntun sejak partisipasi terakhir pada 2010.
Iran datang ke Piala Dunia 2026 dengan bekal hasil positif dalam beberapa pertandingan terakhir. Tim berjulukan Team Melli itu berhasil membukukan tiga kemenangan beruntun menjelang keberangkatan ke Amerika Utara.
Baca Juga:
Dalam rangkaian tersebut, Iran menaklukkan Timnas Kosta Rika, Timnas Gambia, dan Timnas Mali. Mehdi Taremi dkk. juga menunjukkan pertahanan yang solid setelah mencatat dua clean sheet saat mengalahkan Kosta Rika dan Mali
Meski belum pernah melangkah melewati penyisihan grup sepanjang sejarah partisipasinya di Piala Dunia, Iran memiliki peluang untuk membuka turnamen dengan hasil positif.
Baca Juga:
Namun, Iran mengalami banyak masalah non-teknis sebelum Piala Dunia 2026. Perang antar-negara dengan Amerika Serikat dan Israel mengganggu persiapan Team Melli.
Lima belas anggota federasi Iran ditolak visa AS, memicu kepala operasional tim Iran menuduh FIFA atas kurangnya koordinasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Pembina tim Piala Dunia Iran secara terbuka mengkritik Presiden FIFA, Gianni Infantino karena gagal memenuhi janji untuk memastikan akses penuh bagi federasi sepak bola Iran dalam menghadiri pertandingan tim di Amerika Serikat, menambah serangkaian sengketa terkait visa yang telah menyelimuti hari-hari pembuka turnamen 2026.
Bahkan, Iran harus memindahkan base camp dari Amerika Serikat ke Meksiko. Team Melli kabarnya juga tidak boleh berlama-lama ketika bermain di Amerika Serikat dalam Piala Dunia 2026.
Timnas Iran sempat manyatakan mundur dari Piala Dunia 2026. Tarik ulur keikutsertaan timnas Iran dalam Piala Dunia 2026 sudah tercium sejak tahun lalu. Tepatnya sejak Team Meli –julukan timnas Iran– memastikan diri lolos ke ajang tersebut.
Ketidakharmonisan hubungan bilateral Iran dengan salah satu tuan rumah, Amerika Serikat (AS), jadi handicap-nya. Puncaknya saat pecah perang antara Iran versus Israel-AS sepekan terakhir.
Situasi yang makin memanas itu membuat Iran mengambil keputusan: menarik diri dari Piala Dunia 2026. Seperti yang diungkapkan Menteri Olahraga dan Pemuda Iran, Ahmad Donyamali.
Polres Sibolga menangkap terduga pelaku penusukan yang menyebabkan seorang warga berinisial SL (32) meninggal dunia.
Peristiwa satu jam lalu
POSMETRO MEDAN Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Kabupa
Medan 2 jam lalu
Bupati Samosir Terima Hibah Aset Rp169 Miliar, Penataan Kawasan WFC dan Tele Resmi Menjadi Aset Pemkab Samosir
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat 11Kekecewaan disampaikan Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Langkat, Junia
Sumut 8 jam lalu
Posmetro Medan , BINJAI Bursa pencalonan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Binjai untuk periode 20262029 mulai menghangat.
Sumut 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menargetkan pembangunan 501 ruang kelas baru pada 2027 untuk mengatasi ke
Sumut 17 jam lalu
Kena Tikam Preman di Pajak Baru Binjai, Petugas Parkir Serap Lari ke Polres Binjai
Peristiwa 17 jam lalu
Data Pribadi Bocor Hingga Jadi Korban Penipuan, Ketum IWO Somasi PT Indah Logistik.
Peristiwa 18 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Pantai Labu Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan mengaktifkan kembali Kepala Desa Rugemuk, Muliadi, setelah yang
Sumut 18 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Pantai Labu Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan meminta jajaran kecamatan dan desa mempercepat penanganan kemis
Sumut 18 jam lalu