BNNK Deliserdang Razia Narkoba, 4 Orang Jadi Tersangka
Razia narkoba Badan Narkotika Nasional Kabupaten Deli Serdang di salah satu kafe di Kecamatan Patumbak, 4 orang tersangka.
Kriminal 14 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Ameika Serikat - Cody Gakpo mengalami salah satu periode paling berat dalam hidupnya. Di tengah perjuangannya membela Timnas Belanda di Piala Dunia 2026, penyerang Liverpool itu harus menerima kabar duka setelah kehilangan calon buah hatinya.
Kesedihan tersebut semakin lengkap setelah Belandatersingkir dari turnamen usai kalah adu penalti melawan Maroko pada babak 32 besar. Belanda sebenarnya sempat membuka harapan lewat gol yang dicetak Gakpo dalam pertandingan yang berlangsung sengit.
Namun Maroko mampu menyamakan kedudukan sehingga laga berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu. Pemenang akhirnya ditentukan melalui adu penalti.
Baca Juga:
Dalam momen yang penuh tekanan, Maroko tampil lebih tenang dan berhasil memastikan kemenangan sekaligus mengakhiri langkah Belanda di Piala Dunia 2026. Bagi Gakpo, hasil tersebut menjadi pukulan kedua dalam waktu yang hampir bersamaan.
Beberapa hari sebelum pertandingan, pasangan Gakpo, Noa van der Bij, mengumumkan kabar duka melalui media sosial. Bayi yang tengah mereka nantikan meninggal dunia sebelum sempat dilahirkan.
Baca Juga:
Pasangan tersebut sebelumnya diketahui sedang menantikan kelahiran anak kedua yang diperkirakan lahir pada Oktober mendatang. Meski tidak pernah mengungkap usia kehamilan secara rinci, kehamilan itu telah memasuki tahap yang cukup lanjut.
Melalui unggahan yang menyentuh hati, Noa membagikan foto genggaman tangan mereka di samping selimut bayi dan topi kecil. Dalam pesannya, ia menuliskan nama sang buah hati.
"Terima kasih atas cinta dan dukungan kalian. Elijay Raphael Gakpo. Dicintai selamanya. Selamanya akan menjadi putra kami."
Tak lama kemudian, Gakpo juga menyampaikan pesan kepada publik. Ia meminta agar keluarganya diberikan ruang dan privasi untuk melewati masa yang sangat berat tersebut.
"Ini adalah momen yang sangat sulit bagi keluarga kami. Kami memohon agar privasi kami dihormati. Terima kasih atas pengertiannya," tulis Gakpo di media sosialnya seperti dilansir dari Marca.
Meski sedang dilanda duka mendalam, pemain berusia 27 tahun itu tetap memutuskan membela negaranya di panggung Piala Dunia.
Profesionalisme Gakpo terlihat saat ia tampil penuh semangat dan berhasil mencetak gol penting ke gawang Maroko.
Selebrasi emosional yang dilakukan usai mencetak gol pun menjadi sorotan. Banyak yang baru mengetahui bahwa ekspresi tersebut bukan hanya luapan kebahagiaan karena mencetak gol, tetapi juga bentuk penghormatan kepada calon buah hatinya yang telah berpulang.
Sepanjang Piala Dunia 2026, Gakpo menjadi salah satu pemain paling konsisten di skuad Oranje. Sebelumnya ia mencetak dua gol saat Belanda mengalahkan Swedia di fase grup, hasil yang membawa timnya lolos sebagai juara grup.
Sayangnya, performa apik Gakpo belum cukup membawa Belanda melangkah lebih jauh. Kekalahan lewat adu penalti dari Maroko membuat perjalanan Oranje harus terhenti lebih cepat dari yang diharapkan.
Di balik sorotan pertandingan, kisah Gakpo mengingatkan bahwa para pesepak bola juga menghadapi ujian besar dalam kehidupan pribadi. Bermain di turnamen terbesar dunia sambil memikul duka kehilangan calon anak tentu bukan hal yang mudah.
Dukungan pun mengalir dari para penggemar sepak bola di berbagai negara. Banyak yang menyampaikan belasungkawa kepada Gakpo dan keluarganya, sekaligus memberikan apresiasi atas keteguhan sang penyerang yang tetap turun ke lapangan di tengah cobaan yang begitu berat.
Bagi Gakpo, Piala Dunia 2026 akan selalu dikenang bukan hanya karena berakhir dengan kegagalan Belanda melaju ke babak berikutnya, tetapi juga sebagai turnamen yang diwarnai salah satu kehilangan terbesar dalam perjalanan hidupnya. (JawaPos)
Razia narkoba Badan Narkotika Nasional Kabupaten Deli Serdang di salah satu kafe di Kecamatan Patumbak, 4 orang tersangka.
Kriminal 14 menit lalu
Polsek Sianar Martoba mengecek TKP dugaan kasus curat di Jalan Bombongan Raya.
Sumut satu jam lalu
Tersingkirnya Belanda dari Piala Dunia 2026 melalui babak adu penalti menyisakan cerita unik antara ayah dan anak yang mengalami nasib sama.
Sport satu jam lalu
3 Pemain Muslim Timnas Tanjung Verde Rutin Salat Bersama Sebelum Laga, Jadi Kekuatan di Piala Dunia 2026.
Sport 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut berhasil mengungkap komplotan pelaku pencurian dengan k
Kriminal 2 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Bukan nama yang ingin dikenang, melainkan karya yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pesan itu disampaikan Wal
Medan 2 jam lalu
Enam bulan Dilaporkan, Mariani Cyccu Tobing Belum Dijadikan Tersangka.
Sumut 2 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII/2026 tak hanya menjadi foru
Medan 2 jam lalu
Malangnya Nasib Cody Gakpo Calon Anak Meningga, Belanda Tersungkir dari Piala Dunia 2026
Sport 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Tim Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota, yang dikomandoi langsung oleh Iptu Poltak Tambunan, berhasil meng
Kriminal 3 jam lalu