Selasa, 30 Juni 2026

Malangnya Nasib Cody Gakpo, Calon Anak Meningga, Belanda Tersingkir

Faliruddin Lubis - Selasa, 30 Juni 2026 21:18 WIB
Malangnya Nasib Cody Gakpo, Calon Anak Meningga, Belanda Tersingkir
X@brfootball
Cody Gakpo tampak emosional.

POSMETRO MEDAN,Ameika Serikat - Cody Gakpo mengalami salah satu periode paling berat dalam hidupnya. Di tengah perjuangannya membela Timnas Belanda di Piala Dunia 2026, penyerang Liverpool itu harus menerima kabar duka setelah kehilangan calon buah hatinya.

Kesedihan tersebut semakin lengkap setelah Belandatersingkir dari turnamen usai kalah adu penalti melawan Maroko pada babak 32 besar. Belanda sebenarnya sempat membuka harapan lewat gol yang dicetak Gakpo dalam pertandingan yang berlangsung sengit.

Namun Maroko mampu menyamakan kedudukan sehingga laga berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu. Pemenang akhirnya ditentukan melalui adu penalti.

Baca Juga:

Dalam momen yang penuh tekanan, Maroko tampil lebih tenang dan berhasil memastikan kemenangan sekaligus mengakhiri langkah Belanda di Piala Dunia 2026. Bagi Gakpo, hasil tersebut menjadi pukulan kedua dalam waktu yang hampir bersamaan.

Beberapa hari sebelum pertandingan, pasangan Gakpo, Noa van der Bij, mengumumkan kabar duka melalui media sosial. Bayi yang tengah mereka nantikan meninggal dunia sebelum sempat dilahirkan.

Baca Juga:

Pasangan tersebut sebelumnya diketahui sedang menantikan kelahiran anak kedua yang diperkirakan lahir pada Oktober mendatang. Meski tidak pernah mengungkap usia kehamilan secara rinci, kehamilan itu telah memasuki tahap yang cukup lanjut.

Melalui unggahan yang menyentuh hati, Noa membagikan foto genggaman tangan mereka di samping selimut bayi dan topi kecil. Dalam pesannya, ia menuliskan nama sang buah hati.

"Terima kasih atas cinta dan dukungan kalian. Elijay Raphael Gakpo. Dicintai selamanya. Selamanya akan menjadi putra kami."

Tak lama kemudian, Gakpo juga menyampaikan pesan kepada publik. Ia meminta agar keluarganya diberikan ruang dan privasi untuk melewati masa yang sangat berat tersebut.

"Ini adalah momen yang sangat sulit bagi keluarga kami. Kami memohon agar privasi kami dihormati. Terima kasih atas pengertiannya," tulis Gakpo di media sosialnya seperti dilansir dari Marca.

Meski sedang dilanda duka mendalam, pemain berusia 27 tahun itu tetap memutuskan membela negaranya di panggung Piala Dunia.

Profesionalisme Gakpo terlihat saat ia tampil penuh semangat dan berhasil mencetak gol penting ke gawang Maroko.

Selebrasi emosional yang dilakukan usai mencetak gol pun menjadi sorotan. Banyak yang baru mengetahui bahwa ekspresi tersebut bukan hanya luapan kebahagiaan karena mencetak gol, tetapi juga bentuk penghormatan kepada calon buah hatinya yang telah berpulang.

Sepanjang Piala Dunia 2026, Gakpo menjadi salah satu pemain paling konsisten di skuad Oranje. Sebelumnya ia mencetak dua gol saat Belanda mengalahkan Swedia di fase grup, hasil yang membawa timnya lolos sebagai juara grup.

Sayangnya, performa apik Gakpo belum cukup membawa Belanda melangkah lebih jauh. Kekalahan lewat adu penalti dari Maroko membuat perjalanan Oranje harus terhenti lebih cepat dari yang diharapkan.

Di balik sorotan pertandingan, kisah Gakpo mengingatkan bahwa para pesepak bola juga menghadapi ujian besar dalam kehidupan pribadi. Bermain di turnamen terbesar dunia sambil memikul duka kehilangan calon anak tentu bukan hal yang mudah.

Dukungan pun mengalir dari para penggemar sepak bola di berbagai negara. Banyak yang menyampaikan belasungkawa kepada Gakpo dan keluarganya, sekaligus memberikan apresiasi atas keteguhan sang penyerang yang tetap turun ke lapangan di tengah cobaan yang begitu berat.

Bagi Gakpo, Piala Dunia 2026 akan selalu dikenang bukan hanya karena berakhir dengan kegagalan Belanda melaju ke babak berikutnya, tetapi juga sebagai turnamen yang diwarnai salah satu kehilangan terbesar dalam perjalanan hidupnya. (JawaPos)

Tags
beritaTerkait
Ternyata! Mantan Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert dan Anaknya Justin Kluivert Sama-sama Apes dalam Drama Adu Penalti di Piala Dunia
Ismael Saibari dan Yassine Bounou Jadi Malapetaka De Oranje
Lagi, Tim Unggulan Belanda Masuk Kotak, Dihajar Maroko Lewat Adu Penalti
Pagi Nanti: Belanda vs Maroko, Ujian Berat De Oranje
Lolos 16 Besar, Bomber Kanada Stephen Eustaquio Kirim Peringatan Kepada Belanda dan Maroko
Veda Ega Pratama Tergelincir, Maximo Quiles Juara
komentar
beritaTerbaru