Senin, 06 Juli 2026

Dini Hari Nanti: Portugal vs Spanyol, Bang Dodo Atau Dek Yamal...

Faliruddin Lubis - Senin, 06 Juli 2026 09:56 WIB
Dini Hari Nanti: Portugal vs Spanyol, Bang Dodo Atau Dek Yamal...
X@brfootball
Grafis.

Di atas kertas, Spanyol mungkin lebih diunggulkan untuk melaju ke perempat final. Pemicunya tentu saja rekor pertemuan kedua tim sejauh ini, di mana Spanyol lebih digdaya ketimbang Cristiano Ronaldo dkk.

Baca Juga:

Selama 11 pertemuan di turnamen resmi FIFA, Spanyol telah memenangi 5 laga, dan satu kemenangan menjadi milik Portugal. Sementara sisanya berakhir dengan hasil imbang.

Fakta itu menggambarkan betapa Spanyol kerap mendominasi, tapi perlu dicatat bahwa saat ini adalah fase krusial di mana seluruh kontestan yang masih memiliki peluang lolos akan memberikan segalanya, termasuk Portugal.

Baca Juga:

Portugal asuhan Roberto Martinez berhasil melewati masa-masa sulit untuk mengalahkan Kroasia 2-1 di pertandingan knock-out, sementara anak asuh Luis de la Fuente menikmati kemenangan mudah 3-0 atas Austria di babak 32 besar.

Cristiano Ronaldo sempat menyaksikan perjuangan rekan-rekannya dari bangku cadangan ketika Josko Gvardiol mengira telah membawa pertandingan Portugal vs Kroasia ke babak perpanjangan waktu di babak 32 besar, apalagi setelah upaya sebelumnya dari Ivan Perisic, Goncalo Ramos, dan peraih lima kali Ballon d'Or tersebut.

Bola jelas mengenai Renato Veiga dan Mario Pasalic sebelum sampai ke kaki Gvardiol, tetapi tayangan ulang tidak memberikan kesimpulan pasti ketika menganalisis kemungkinan sentuhan dari kepala Igor Matanovic, memaksa wasit untuk mengandalkan sensor bola untuk menentukan apakah striker Kroasia yang menjulang tinggi itu memang melakukan kontak pada saat Pasalic berada dalam posisi offside.

'Snickometer' tidak berbohong, dan gol penyama Kroasia di menit-menit terakhir dianulir di depan bangku cadangan A Seleccao das Quinas yang bersorak gembira, memastikan bahwa mimpi Piala Dunia Ronaldo akan berlanjut dengan mengorbankan mimpi pemain hebat sepanjang masa lainnya, Luka Modric.

Portugal juga menghapus sejarah 60 tahun dengan mencapai babak 16 besar, memenangkan pertandingan Piala Dunia setelah tertinggal untuk pertama kalinya sejak 1966 melawan Korea Utara. Tetapi, kutukan babak 16 besar telah menghantui mereka dalam beberapa waktu terakhir.

Memang, perjalanan A Seleccao das Quinas di Piala Dunia 2010 dan 2018 berakhir di tahap ini, begitu pula perjalanan mereka di Euro 2020 sebelum tersingkir di perempat final berturut-turut di Piala Dunia 2022 dan kejuaraan kontinental 2024.

Tags
beritaTerkait
Gasak Meksiko, Inggris Melaju Tantang Norwegia di Perempat Final
Pagi Nanti: Amerika Serikat vs Belgia, Setan Merah Siap Sihir Tuan Rumah
Neymar Menangis, Tarian Terakhirnya Bersama Brasil Berakhir Pahit
Erling Haaland Hancurkan Brasil
Pilih AI atau Dukun? Ini Prediksi Tim yang Berpotensi Juara Piala Dunia 2026
Dini Hari Nanti: Brasil vs Norwegia, Siapa Takut!
komentar
beritaTerbaru