Rakyat Portugal tidak pernah sepenuhnya menerima pemerintahan tersebut. Perang Restorasi yang dimulai pada 1640 akhirnya mengembalikan kedaulatan Portugal di bawah Raja João IV sekaligus mengakhiri Uni Iberia.
Persaingan juga merambah ke luar Eropa pada Era Penjelajahan Dunia. Melalui Perjanjian Tordesillas tahun 1494, dunia dibagi menjadi wilayah pengaruh Spanyol dan Portugal, dengan Portugal memperoleh Brasil serta sebagian Afrika dan Asia, sedangkan Spanyol menguasai sebagian besar wilayah Amerika.
Baca Juga:
Kesepakatan itu memang mengurangi risiko perang langsung, tetapi justru mempertegas persaingan keduanya dalam membangun kekuatan kolonial dan memperluas pengaruh global.
Sejak saat itu, kedua negara terus berlomba menjadi kekuatan maritim terbesar di dunia.
Baca Juga:
Konflik antara Portugal dan Spanyol tidak berhenti pada era kolonial. Pada abad ke-18 hingga ke-19, kedua negara kembali berseteru dalam sejumlah konflik wilayah, termasuk War of the Oranges pada 1801 ketika Spanyol yang bersekutu dengan Napoleon sempat menginvasi Portugal.
Meski menghadapi tekanan militer, Portugal berhasil mempertahankan kemerdekaannya. Hubungan erat dengan Inggris menjadi salah satu faktor penting yang membantu Portugal menghadapi agresi dari negara tetangganya tersebut.
Memasuki era modern, rivalitas politik perlahan berubah menjadi kompetisi yang lebih damai.
Kini, Portugal dan Spanyol menjalin hubungan diplomatik yang baik serta bekerja sama dalam berbagai bidang ekonomi dan kebudayaan, meski identitas nasional masing-masing tetap sangat kuat.
Tags
beritaTerkait
komentar