Polres Simalungun Tangkap Pencuri Ternak Lembu yang Sukses 2 Kali Beraksi
Sinergi Polsek Bosar Maligas Dan Jahtanras Polres Simalungun Berbuah Manis Pencuri Ternak Lembu Yang Beraksi Dua Kali Berhasil Diringkus.
Peristiwa 16 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta- TimnasFutsalIndonesia gagal juara di Piala Asia Futsal 2026 usai kalah dalam adu penalti 4-5. Duel TimnasFutsalIndonesia melawan Iran digelar pada Sabtu (7/2/2026) di Indonesia Arena, Jakarta berlangsung tegang
Indonesia unggul di babak pertama dengan skor 3-2 setelah lebih dulu tertinggal. Iran lebih dulu unggul di menit ke-4 lewat gol yang dicetak Hossein Tayebi, membuat Indonesia Arena terdiam.
Baca Juga:
Indonesia baru dapat membalas lewat gol Reza Gunawan menit ke-7, semenit berselang berbalik unggul. Gol kedua Indonesia dicetak Israr, tiga menit kemudian pemain ini berhasil mencetak gol keduanya.
Baca Juga:
Tepatnya di menit ke-10, gol kedua Israr membawa Indonesia unggul 3-1. Sebelum babak pertama berakhir, Iran mampu memperkecil kedudukan lewat gol Said Abassi menit ke-19. Babak pertama berakhir dengan skor 3-2 untuk keunggulan sementara Indonesia.
Jalannya Pertandingan Babak Kedua
Inisiatif penyerangan kembali diambil Iran yang memang mencari gol guna menyamakan kedudukan. Tiga menit waktu berjalan, Iran akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3.
Tendangan bebas Said Abbasi menembus pagar betis dan mengelabui Ahmad Habiebie menit ke-23. Namun kebahagiaan Iran tak sampai satu menit, Samuel Eko lewat tendangan kerasnya berbuah gol keempat Indonesia.
Iran kembali mendapat peluang emas menit ke-24 lewat serangan balik, beruntung Indonesia bertahan dengan baik. Beberapa kali serangan Iran mengancam tapi belum mampu menambah gol lagi, Indonesia cukup berhati-hati.
Memasuki menit ke-30 belum ada lagi gol yang tercipta, Indonesia masih unggul 4-3 atas Iran. Pressing Indonesia berhasil berbuah peluang di menit ke-32, sayangnya penyelesaian akhir masih jauh dari harapan. Menit-menit akhir menegangkan, Ahmad Habiebie membuat penyelamatan gemilang di menit ke-34.
Salar kembali mengancam lewat tendangan kaki kanannya, sayangnya bola membentur tiang gawang. Meski sporadis, serangan Iran justru membahayakan dan beruntung bola masih mengenai mistar gawang menit ke-35.
Hossein Tayebi mendapatkan peluang emas menit ke-37, beruntung bola sepakannya masih melenceng jauh. Tertinggal satu gol dan waktu menyisakan waktu tiga menit, Iran akhirnya menerapkan power play.
Dan tak butuh waktu lama, Karimi berhasil mencetak gol setelah baru saja masuk, skor menjadi 4-4. Iran nyaris mencetak gol kelima, beruntung reflek Habiebie masih terjaga usai berhadapan satu lawan satu dengan pemain Iran.
Stamina menjadi pembeda, para pemain Iran terlihat masih terjaga hingga waktu menyisakan dua menit. Skor 4-4 bertahan hingga babak kedua berakhir, pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.
Iran tak mau mengendurkan dominasi, tapi semangat Indonesia kembali lewat peluang emas Rio Pangestu. Tandukannya nyaris berbuah gol jika bola mengarah tepat ke gawang, semakin menarik pertandingan berjalan.
Kasalahan Firman nyaris berbuah petaka di menit ke-44, beruntung bola bisa dibuang olehnya. Tulang kering Rizky Xavier diterjang pemain Iran, tapi dianggap bukan sebagai pelanggaran.
Iran mendapat peluang emas menit ke-45 lewat Behrooz, tapi bola melambung jauh dari gawang. Tak ada gol tercipta, babak pertama babak tambahan berakhir dengan skor masih sama 4-4.
Mengawali babak kedua tambahan, Indonesia lewat Samuel Eko melakukan pelanggaran kelima. Disusul penyelamatan gemilang oleh Nizhar yang menyelamatkan Indonesia dari kebobolan.
Iran masih tak mengendurkan serangan di sisa dua menit laga, tapi justru Indonesia yang mencetak gol kejutan. Lewat sepak pojok, Israr memanfaatkan umpan manis dan membuat kiper Iran tak berdaya.
Gol menit ke-48 membawa Indonesia unggul 5-4 atas Iran, suporter pun bersorak menyambut gol tersebut. Namun Indonesia Arena seketika terdiam usai Salar membawa Iran kembali menyamakan kedudukan menjadi 5-5.
Babak kedua babak tambahan berakhir, masih belum ada pemenang sampai berlanjut adu penalti.
Hasil Adu Penalti
Firman Adriansyah (Masuk)
Rio Pangestu (Masuk)
Rizky Xavier (Masuk)
Dewa Amanda (Gagal)
Ardiansyah Nur (Masuk)
Israr Megantara (Gagal)
Youseff (Gagal)
Mohamedi (Masuk)
Said Abassi (Masuk)
Salar (Masuk)
Hossein Tayebi (Masuk)
Sabzi (Masuk)
Susunan Pemain
2-Ahmad Habiebie (PG); Rizki Xavier (anchor); Mochammad Iqbal (flank/ala) (K), Firman Adriansyah (flank/ala); Israr Megantara (pivot).
Pelatih: Hector Souto
1-Bagher Mohammadi (PG), 5-Mohammadhossein Derakhshani, 7-Mahdi Karimi, 12-Salar Aghapour, 14-Behrooz Azimihematabadi.
Hossein Tayebibidgoli.
Pelatih: Vahid Shamsaee. (SUPERBALL.ID/BolaSport)
Sinergi Polsek Bosar Maligas Dan Jahtanras Polres Simalungun Berbuah Manis Pencuri Ternak Lembu Yang Beraksi Dua Kali Berhasil Diringkus.
Peristiwa 16 menit lalu
LIPPSU Pemberitaan Ketua KORMI Sumut Dipanggil Polda Hoaks!
Sumut 30 menit lalu
260 Siswa di Berastagi Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Orang Tua Minta Program Dihentikan Sementara.
Peristiwa 42 menit lalu
Puan Maharani Berjanji tak Ada Lagi Joget di DPR RI.
Inter-Nasional satu jam lalu
Perkuat Sistem Merit, Pemkab Karo Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat.
Berita 2 jam lalu
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Haul ke25 Allahuyarham Syekh H Mustafa BS Rokan.
Sumut 2 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Jajaran Kecamatan Medan Baru bersama Koramil 05 Medan Baru dan Polsek Medan Baru membagikan Bendera Merah Putih kepad
Medan 3 jam lalu
BANPT Tetapkan UDA Tak Memenuhi Syarat Peringkat Akreditasi, Ini Pesan LLDikti Wilayah I ke Mahasiswa.
Medan 3 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Pelaksanaan vaksinasi bagi siswa SD Negeri 047164 Seberaya, Kabupaten Karo, menuai tanda tanya. Pasalnya, Dinas Pendi
Peristiwa 3 jam lalu
Kader Muda Bantah Narasi Miring, Sebut Lokot Nasution Layak Pimpin Lagi Demokrat Sumut.
Sumut 3 jam lalu